100 Tokoh Lintas Agama Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis, Pemkot Banjarmasin Gandeng FKUB
Pemkot Banjarmasin bersama FKUB meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis bagi tokoh lintas agama.
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, baru-baru ini meluncurkan program inovatif yang bertujuan meningkatkan kesehatan sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama. Program bernama Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat.
Inisiatif strategis ini secara khusus menyasar para pemuka lintas agama di wilayah Banjarmasin, dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari FKUB. Kegiatan ini mencakup berbagai pemeriksaan penting, mulai dari pengecekan kondisi fisik, pengukuran tekanan darah, hingga sesi konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis profesional.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang harus didukung penuh. Keterlibatan FKUB dalam menyukseskan program ini diapresiasi sebagai pilar penting dalam menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Pemkot Banjarmasin Gandeng FKUB dalam Cek Kesehatan Gratis
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyampaikan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis bagi para tokoh agama. Menurutnya, kesehatan jasmani dan rohani para tokoh agama akan secara signifikan memperkuat terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan penuh toleransi di Kota Banjarmasin.
Beliau menekankan bahwa kesehatan merupakan anugerah yang sangat berharga dan fundamental bagi setiap individu. "Kesehatan adalah nikmat yang sangat berharga. Tanpa kesehatan, mustahil kita bisa beraktivitas, bekerja maupun beribadah dengan baik," ujarnya, menyoroti esensi dari kegiatan pemeriksaan kesehatan ini.
Lebih lanjut, Wali Kota Yamin menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada para tokoh agama. Para tokoh ini memiliki peran krusial dalam menjaga kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat yang beragam, sehingga kesehatan mereka menjadi prioritas.
Wali Kota juga berharap, program Cek Kesehatan Gratis ini dapat menjadi momen refleksi menjelang usia ke-499 tahun Kota Banjarmasin pada 24 September 2025. Menjaga kesehatan dipandang sebagai bagian dari ibadah sekaligus tanggung jawab kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Tiga Tujuan Utama Program Cek Kesehatan Gratis di Banjarmasin
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr. Tabiun Huda, menjelaskan bahwa kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar peningkatan derajat kesehatan. Program ini juga merupakan wujud kebersamaan lintas umat beragama dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kota Banjarmasin.
Dr. Tabiun Huda menyebutkan tiga tujuan utama yang ingin dicapai melalui pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis ini. Pertama, memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat lintas agama. Ini memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk para tokoh agama, mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.
Tujuan kedua adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan pemeriksaan berkala, potensi masalah kesehatan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Ini juga mendorong gaya hidup sehat di kalangan tokoh agama dan komunitasnya.
Terakhir, tujuan ketiga adalah menjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam bidang kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan program-program kesehatan yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas bagi seluruh warga Kota Banjarmasin di masa mendatang. "Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh warga Kota Banjarmasin," kata dr. Tabiun Huda.
Sumber: AntaraNews