Fakta 35 Peserta! ULM Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Tangani Bencana Banjir dan Kebakaran di Banjarbaru
Tim dosen ULM sukses tingkatkan Kapasitas Masyarakat Tangani Bencana banjir dan kebakaran di Banjarbaru. Program ini libatkan puluhan peserta, penasaran detailnya?
Tim dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, baru-baru ini menggelar program pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanganan bencana, khususnya banjir dan kebakaran.
Program tersebut dilaksanakan bagi anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Trisakti yang berlokasi di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru. Wilayah ini dikenal sebagai daerah yang memiliki kerawanan tinggi terhadap potensi bencana banjir dan kebakaran, sehingga peningkatan kesiapsiagaan menjadi krusial.
Sebanyak 35 peserta turut serta dalam pelatihan komprehensif ini, yang mencakup berbagai aspek tanggap bencana, peningkatan kesadaran kebencanaan, serta administrasi kebencanaan. Inisiatif ini diharapkan dapat membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menghadapi situasi darurat.
Peningkatan Kapasitas dan Kesadaran Bencana
Ketua Tim Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) FISIP ULM, Safa Muzdalifah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan masyarakat. Fokus utama adalah membekali warga dengan keterampilan praktis serta pemahaman mendalam mengenai mitigasi dan respons bencana. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana, mengingat Kecamatan Cempaka merupakan daerah yang rawan terhadap bencana banjir dan kebakaran,” ujar Safa Muzdalifah di Banjarbaru, Minggu (02/11).
Melalui serangkaian sesi pelatihan, peserta diajak untuk memahami siklus bencana, mengidentifikasi risiko lokal, dan menyusun rencana darurat yang efektif. Peningkatan kesadaran kebencanaan menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat saat terjadi insiden.
Bantuan Peralatan dan Dampak Positif
Dalam pelaksanaan program ini, Tim PDWA ULM tidak hanya memberikan materi pelatihan, tetapi juga menyalurkan bantuan berupa alat-alat kebencanaan yang sangat dibutuhkan. Bantuan ini merupakan teknologi tepat guna yang diharapkan dapat mendukung operasional KSB Trisakti dalam penanganan bencana di lapangan.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:
- Pelampung
- Perahu karet
- Tenda
- Sepatu boat
- Genset
- Kompor
Safa Muzdalifah menambahkan bahwa respons dari anggota KSB Trisakti sangat positif terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. “Dari hasil kegiatan, masyarakat memperoleh ilmu bermanfaat dan semakin sadar akan pentingnya berpartisipasi dalam penanggulangan bencana,” ungkapnya.
Program pengabdian ini melibatkan kolaborasi antara Safa Muzdalifah sebagai ketua tim, bersama dua dosen lain yaitu Dewi Purboningsih dan Rosalina Kumalawati, serta sejumlah mahasiswa FISIP ULM. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen ULM dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sumber: AntaraNews