Eksis 64 Tahun, Gerakan Pramuka Kota Kediri Diharap Bentuk Karakter Tangguh Generasi Muda
Wali Kota Kediri tekankan pentingnya Gerakan Pramuka Kota Kediri sebagai solusi pembentukan karakter generasi muda di tengah tantangan kompleks, dorong kegiatan lebih menarik.
Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, kembali menegaskan peran krusial gerakan kepemudaan seperti pramuka dalam membentuk karakter generasi muda. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan individu yang tangguh, berintegritas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Kediri Tahun 2025. Beliau menekankan bahwa pramuka harus menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi kaum muda saat ini.
Muscab yang berlangsung di Kediri ini juga menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru. Edi Herwiyanto terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri masa bakti 2025-2029, dengan komitmen untuk membawa pramuka Kediri menjadi percontohan.
Tantangan dan Relevansi Gerakan Pramuka
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, menyoroti kompleksitas tantangan yang membayangi generasi muda. Fenomena seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga perilaku anarkis di kalangan pelajar menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama.
Vinanda menegaskan bahwa Gerakan Pramuka, sebagai organisasi pendidikan nonformal yang telah eksis selama 64 tahun, harus tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia mendorong agar setiap kegiatan pramuka dikemas secara lebih menarik dan inovatif.
“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi untuk membentuk karakter generasi muda. Kita berharap lahir generasi yang tangguh, berintegritas, serta berwawasan kebangsaan, siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Vinanda.
Beliau berharap kegiatan pramuka dapat menonjolkan petualangan nyata dan memberikan pengalaman yang menantang bagi peserta didik. Hal ini penting untuk memperkuat eksistensi gerakan pramuka sebagai jawaban atas kebutuhan bangsa akan generasi yang unggul dan tangguh.
Mekanisme Pemilihan dan Sinergi Program
Wakil Ketua Organisasi dan Hukum Kwarda Jawa Timur, AR. Purmadi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri Tahun 2025. Ia berharap Kwarcab Kota Kediri dapat terus menjadi rujukan pendidikan kepramukaan, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
Purmadi menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan Ketua Kwarcab Kota Kediri telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Terdapat empat suara pengusul dari Kota Kediri, terdiri dari tiga suara dari kwartir ranting dan satu suara dari kwarcab, yang secara bulat mengusulkan satu nama.
“Bahkan, tadi ada hal yang tidak tertulis, yaitu agar presidium menanyakan kesanggupan Kwarcab bekerja sama dengan Kamabicab. Ini penting, karena chemistry antara Ketua Kwarcab dengan pimpinan daerah mutlak dibutuhkan agar kegiatan Pramuka dapat selaras dengan program pemerintah, terutama dalam pembinaan generasi muda,” kata Purmadi.
Sinergi antara kepengurusan pramuka dan pemerintah daerah dianggap sangat penting untuk memastikan program-program pembinaan generasi muda dapat berjalan efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan.
Komitmen Ketua Kwarcab Terpilih
Hasil Muscab Gerakan Pramuka Kota Kediri Tahun 2025 menetapkan Edi Herwiyanto sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri masa bakti 2025–2029. Edi Herwiyanto menyatakan komitmennya untuk membawa Kwarcab Kota Kediri menjadi percontohan di Jawa Timur.
“Rencana kerja harus segera disiapkan, sekaligus sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Kunci keberhasilan adalah komitmen, konsistensi, kedisiplinan, dan keikhlasan. Karena itu, mari kita bersama-sama bekerja dengan niat memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Edi.
Edi juga berharap dalam lima tahun ke depan, seluruh jajaran kepengurusan dapat bekerja sama membangun Kota Kediri yang lebih maju dan mapan. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kerukunan dalam menjalankan amanah ini.
Dalam kepengurusan Pramuka yang baru, Edi berharap tidak akan ada perselisihan, melainkan selalu guyub rukun, saling bahu membahu, serta saling asih, asah, dan asuh. “Terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutup Edi.
Muscab Gerakan Pramuka 2025 di Kota Kediri ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain:
- Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Bambang
- Dewan Kehormatan Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri
- Ketua Pergantian Antar-Waktu Kwarcab Kota Kediri Anang Kurniawan
- Pengurus harian Kwarcab
- Segenap Ketua Kwartir Ranting se-Kota Kediri
- Para pelatih dan andalan
- Pimpinan Saka dan Sako
- Seluruh peserta Muscab
Sumber: AntaraNews