Wapres Gibran: Sinergi GP Ansor Kawal Pembangunan Nasional, Dari Makan Gratis Hingga Blockchain!
Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengajak GP Ansor untuk bersinergi kawal pembangunan nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis hingga penguasaan teknologi. Apa saja peran strategis mereka?
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk secara aktif bersinergi mengawal berbagai program pembangunan nasional. Ajakan ini disampaikan dalam acara Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 pada Minggu di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Semarang.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sangat menekankan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam mempercepat realisasi program-program strategis. Keterlibatan GP Ansor diharapkan mampu memastikan distribusi program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bantuan sosial berjalan efektif.
Melalui Sekretariat Wakil Presiden, Gibran menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan ormas merupakan kunci utama. Sinergi GP Ansor kawal pembangunan nasional ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berlandaskan kekuatan sosial di tengah masyarakat.
Peran Strategis GP Ansor dalam Pembangunan Nasional
Pemerintah membutuhkan mitra yang memiliki akar kuat di tengah masyarakat dan bersedia terjun langsung ke lapangan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara spesifik menyoroti peran GP Ansor sebagai organisasi anak muda yang memegang teguh nilai keislaman dan kebangsaan.
Gibran menyatakan, "Pemerintah butuh mitra yang mengakar kuat di masyarakat dan mau terjun ke masyarakat. Pemerintah butuh anak muda yang semangat kemajuan dan disinilah peran GP Ansor sudah terbukti sebagai organisasi anak muda yang memegang teguh nilai keislaman dan kebangsaan." Pernyataan ini disampaikan melalui Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta.
Kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti GP Ansor, menjadi langkah penting. Kolaborasi ini memastikan program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Mengawal Program Prioritas dan Pesan Presiden Prabowo
Wapres Gibran secara khusus meminta GP Ansor untuk mengawal sejumlah program pemerintah yang menjadi prioritas. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga penyaluran bantuan sosial.
“Mohon dikawal program-program seperti MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, bantuan sosial, pastikan terdistribusi baik dan tepat sasaran,” tegas Gibran. Pengawalan ini krusial untuk memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader GP Ansor. Presiden Prabowo berterima kasih atas dedikasi GP Ansor dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan serta persatuan bangsa.
Tantangan Masa Depan: Akhlak, Ilmu, dan Teknologi
Menghadapi tantangan masa depan, Wakil Presiden Gibran mengingatkan generasi muda Ansor untuk tidak hanya memiliki akhlak yang baik dan pemahaman agama yang kuat. Mereka juga harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini agar relevan dengan perkembangan zaman.
Gibran menekankan pentingnya mencetak santri-santri yang ahli di bidang-bidang inovatif. "Anak-anak muda Ansor akhlaknya pasti baik, ngajinya baik, tapi harus diimbangi dengan ilmu-ilmu yang bisa menjawab tantangan zaman. Kita ingin mencetak santri-santri ahli blockchain, artificial intelligence, robotik, dan biotek,” ujarnya.
Pemerintah berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang luas bagi organisasi kepemudaan dan keagamaan seperti GP Ansor. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Komitmen GP Ansor dan Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan kesiapan organisasinya dalam menanggapi ajakan pemerintah. GP Ansor akan terus menyiapkan kader muda yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman yang semakin cepat.
Addin menjelaskan bahwa ruang lingkup kader Ansor tidak hanya berfokus pada keagamaan dan kaderisasi. Mereka juga diarahkan untuk memiliki inovasi, sumber daya manusia yang maju, dan menjadi katalisator pembangunan anak muda di daerah masing-masing.
Pentingnya kolaborasi lintas sektor juga ditekankan oleh Addin agar kehadiran Ansor benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Harus menjadi kader produktif penggerak kelompok usaha gotong royong dengan semua pihak, Dandim, Polsek, Kelurahan, Gubernur dan semua mitra sesuai dengan semangat undang-undang kita,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, Muchammad Shidqon Prabowo terpilih sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah. Pemilihan ini merupakan hasil Konferensi Wilayah yang dilaksanakan sesuai amanat organisasi pasca-Kongres XVI GP Ansor tahun 2024. Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Ketua PW NU Jateng Abdul Ghafar Rozin.
Sumber: AntaraNews