Dewa United Raih Kemenangan Perdana IBL 2026, Tundukkan Satya Wacana 84-74
Dewa United berhasil meraih kemenangan perdana mereka di IBL 2026 setelah menaklukkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 84-74. Kemenangan Dewa United ini ditopang kontribusi signifikan dari para pemain kunci dan cadangan yang tampil impresif.
Dewa United Banten sukses mengamankan kemenangan perdana mereka dalam gelaran Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pertandingan sengit ini berlangsung pada Minggu malam, 12 Januari, di kandang mereka, Dewa United Arena, Tangerang. Tim tuan rumah berhasil menundukkan perlawanan Satya Wacana Salatiga dengan skor akhir 84-74.
Kemenangan penting ini menjadi modal berharga bagi Dewa United untuk mengarungi sisa kompetisi IBL 2026. Hasil positif ini menunjukkan kekuatan tim dan koordinasi yang baik antar pemain. Para penggemar Dewa United pun bersorak merayakan raihan poin penuh di kandang sendiri.
Pelatih Dewa United mengapresiasi kerja keras seluruh tim dalam laga pembuka ini. Mereka berhasil mengatasi tekanan dan menunjukkan performa yang konsisten. Kemenangan ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri para pemain untuk pertandingan selanjutnya.
Kontribusi Pemain Kunci Dewa United
Pemain asing Dewa United, Joshua Ibarra, menyoroti peran Donell Cooper II sebagai kunci kemenangan timnya. “DJ Cooper adalah pemain yang bagus. Dia sebenarnya bisa mencetak poin setiap pertandingan. Tetapi kali ini memilih untuk memberikan assist kepada saya dan rekan-rekan. Jadi inilah yang membuatnya menjadi pemain yang sangat bagus untuk tim ini,” kata Ibarra. Hal ini menunjukkan jiwa kepemimpinan dan visi bermain yang luar biasa.
Ibarra sendiri tampil dominan sepanjang pertandingan, mencatatkan double-double impresif dengan 24 poin dan 18 rebound. Performa gemilangnya menjadikannya tumpuan utama Dewa United di area paint. Kontribusinya sangat vital dalam menjaga keunggulan tim.
Donell Cooper II menunjukkan statistik unik yang patut diacungi jempol. Ia membukukan 13 assist, 10 rebound, dan enam steal, meskipun hanya mencetak empat poin dari lemparan bebas. Jumlah assist Cooper bahkan melampaui catatan tertinggi sementara musim ini, menegaskan perannya sebagai fasilitator utama serangan.
Dampak Pemain Cadangan dan Kebangkitan Lawan
Kontribusi signifikan juga datang dari bangku cadangan Dewa United. Rio Disi menyumbang 18 poin, sementara Erick Ibrahim Junior menambahkan 12 poin. Kedua pemain ini mendapatkan menit bermain lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya, dan mereka mampu menjaga produktivitas serangan tim dengan baik. Kehadiran mereka memberikan kedalaman skuat yang sangat dibutuhkan.
Dewa United sempat berada di posisi nyaman setelah unggul hingga 20 poin, dengan skor 71-51. Namun, Satya Wacana Salatiga tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil bangkit dan memangkas jarak lewat laju 14 poin beruntun, sehingga margin hanya tersisa enam angka. Momen ini sempat membuat Dewa United tertekan.
Dari kubu Satya Wacana, Serhii Pavlov menjadi pencetak angka terbanyak dengan 24 poin dan 17 rebound. Kevin Kangu juga tampil apik dengan menambahkan 21 poin. Performa kedua pemain ini menjadi motor serangan utama bagi Satya Wacana dalam upaya mengejar ketertinggalan.
Momen Krusial dan Pengamanan Kemenangan
Teemo dari Satya Wacana memberikan dampak besar di kuarter keempat dengan 12 poin, empat rebound, tiga steal, dan dua assist. Penampilannya, termasuk tembakan tiga angka krusial, sempat membangkitkan momentum Satya Wacana. Situasi ini memaksa Dewa United melakukan penyesuaian cepat di lima menit terakhir pertandingan. Ketegangan sempat menyelimuti Dewa United Arena.
Beruntung bagi tim tuan rumah, Rio Disi dan Dio Tirta Saputra mampu meredam kebangkitan lawan. Mereka kembali mengontrol permainan di menit-menit akhir laga. Aksi sigap kedua pemain ini memastikan Dewa United terhindar dari kekalahan kedua beruntun, sekaligus mengunci kemenangan perdana mereka di IBL 2026. Kemenangan ini menjadi bukti ketahanan mental tim.
Sumber: AntaraNews