Comeback Dramatis: Pelita Jaya Kunci Puncak Klasemen IBL 2026 Usai Taklukkan Tangerang Hawks
Pelita Jaya Jakarta menunjukkan mental juara dengan comeback gemilang melawan Tangerang Hawks, mengamankan posisi puncak klasemen IBL 2026. Simak detail pertandingan sengit ini!
Pelita Jaya Jakarta berhasil menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Tangerang Hawks Basketball dalam laga sengit pekan ke-14 Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pertandingan yang digelar di GMSB, Jakarta, pada Sabtu (9/5) ini menjadi penentu penting bagi kedua tim di musim reguler. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi puncak klasemen bagi Pelita Jaya, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan mental tim.
Dalam duel yang penuh drama tersebut, Pelita Jaya Jakarta sempat tertinggal dari Tangerang Hawks di tiga kuarter awal. Namun, berkat strategi jitu dan performa impresif para pemainnya, tim asuhan David Singleton mampu bangkit di kuarter penentu. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 90-78.
Hasil positif ini semakin mengukuhkan dominasi Pelita Jaya di IBL 2026, memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara. Kemenangan ini juga memberikan motivasi tambahan menjelang pertandingan terakhir mereka di musim reguler dan persiapan menuju babak playoff yang semakin dekat.
Duel Sengit Tiga Kuarter Awal
Pertandingan antara Pelita Jaya Jakarta dan Tangerang Hawks Basketball berlangsung sangat ketat sejak awal. Tim tamu, Tangerang Hawks, yang dilatih oleh Tondi Syailendra, berhasil mendominasi perolehan poin di tiga kuarter pertama. Mereka menunjukkan permainan menyerang yang efektif, membuat Pelita Jaya harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.
Skor tercatat 24-17 di kuarter pertama, 43-40 di kuarter kedua, dan 60-58 di kuarter ketiga, menunjukkan konsistensi keunggulan Hawks. Jeantal Cylla dari Tangerang Hawks tampil sebagai motor serangan utama timnya, menyumbangkan 21 poin, lima rebound, dan tujuh assist. Kontribusi Cylla menjadi kunci bagi Hawks untuk mempertahankan keunggulan mereka di sebagian besar pertandingan.
Meskipun tertinggal, Pelita Jaya tidak menyerah. Mereka terus berupaya membalas setiap serangan Hawks, baik melalui sisi dalam maupun luar area pertahanan. Ketatnya persaingan ini menciptakan atmosfer pertandingan yang mendebarkan bagi para penonton yang hadir di GMSB, Jakarta.
Kebangkitan Dramatis di Kuarter Penentu
Kuarter keempat menjadi titik balik penting dalam pertandingan ini, di mana Pelita Jaya Jakarta menunjukkan mental juara mereka. Tim asuhan David Singleton berhasil meredam pergerakan pemain asing Hawks dan mulai membangun momentum. Perpaduan apik antara Andakara Prastawa Dhyaksa, Darious Lee Moten, dan Perrin Levon Buford menjadi kunci kebangkitan tim.
Darious Lee Moten tampil sangat impresif, menjadi pencetak poin terbanyak bagi Pelita Jaya dengan torehan 26 poin, delapan rebound, dan empat assist. Selain Moten, kontribusi penting juga datang dari dua pebasket lokal, Hendrick Xavi Yonga dan Victory Lobbu, yang turut menyumbangkan poin krusial. Pemain muda seperti Anto Boyratan dan center Putu Pande juga menunjukkan peningkatan performa signifikan di kuarter ini.
Empat poin krusial dari Anto Boyratan melalui jump shot dan driving layup menjadi penutup manis bagi Pelita Jaya, mempertegas kemenangan mereka dengan skor 90-78. Kebangkitan ini membuktikan kedalaman skuad Pelita Jaya dan kemampuan mereka untuk mengatasi tekanan di momen-momen krusial pertandingan IBL 2026.
Implikasi Hasil dan Posisi Klasemen IBL 2026
Kemenangan atas Tangerang Hawks ini memiliki dampak besar terhadap posisi Pelita Jaya Jakarta di klasemen sementara IBL 2026. Dengan hasil ini, Pelita Jaya berhasil mempertahankan posisi kokoh di puncak klasemen dengan mengemas 36 poin. Mereka memiliki rekor pertandingan yang impresif, yaitu 17 kemenangan dan hanya 2 kekalahan, menegaskan dominasi mereka di liga.
Di sisi lain, Tangerang Hawks menempati peringkat kelima dengan total 31 poin dari 10 kemenangan dan 10 kekalahan. Meskipun kalah, Hawks telah menyelesaikan 20 laga di musim reguler dan kini bersiap menghadapi babak playoff yang dijadwalkan dimulai pada 23 Mei. Mereka akan menjadi lawan yang patut diperhitungkan di fase gugur.
Pelita Jaya sendiri masih menyisakan satu pertandingan kandang penting melawan rival abadi, Satria Muda Pertamina Bandung, yang akan berlangsung pada Minggu (10/5). Laga ini diprediksi akan menjadi penutup musim reguler yang menarik sebelum kedua tim mempersiapkan diri untuk babak playoff IBL 2026.
Sumber: AntaraNews