Pelita Jaya Jakarta sukses menutup musim reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dengan kemenangan penting. Mereka berhasil menundukkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor tipis 67-63 dalam pertandingan yang digelar di GMSB, Jakarta, Minggu (10/5). Hasil ini sekaligus mengukuhkan posisi Pelita Jaya sebagai pemuncak klasemen akhir IBL 2026.
Pertandingan pekan ke-14 atau terakhir musim reguler ini mempertemukan dua tim papan atas yang saling bersaing ketat. Skuad asuhan David Singleton harus berjuang keras menghadapi tim yang dikomandoi Djorjde Jovicic hingga detik-detik akhir pertandingan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Pelita Jaya menuju babak playoff IBL 2026.
Dengan hasil ini, Pelita Jaya Jakarta mengakhiri musim reguler IBL 2026 dengan total 38 poin dan rekor fantastis 18 kemenangan serta hanya 2 kekalahan. Sementara itu, Satria Muda berada di posisi kedua klasemen dengan 35 poin dari 15 kemenangan dan 5 kekalahan, menyiapkan diri untuk tantangan playoff mendatang.
Advertisement
Advertisement
Laga penutup musim reguler IBL 2026 antara Pelita Jaya Jakarta dan Satria Muda Pertamina Bandung berlangsung sangat ketat sejak awal. Kedua tim menunjukkan performa terbaiknya sejak kuarter pertama, dengan Pelita Jaya sempat unggul 17-12. Namun, Satria Muda berhasil membalikkan keadaan dan memimpin 32-30 pada akhir kuarter kedua.
Setelah jeda turun minum, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling berbalas serangan, sehingga skor imbang 48-48 tercipta di akhir kuarter ketiga. Momentum krusial terjadi pada kuarter keempat, di mana skor masih sama kuat 61-61 saat waktu tersisa 2 menit 51 detik.
Kemenangan Pelita Jaya akhirnya dipastikan berkat kontribusi gemilang dari Perrin Buford. Dua kali gerakan fade away serta dua lemparan bebasnya berhasil mengamankan keunggulan bagi Pelita Jaya. Satria Muda hanya mampu mencetak angka terakhir melalui driving layup dari Abraham Damar Grahita, namun tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan.
Advertisement
Advertisement
Kemenangan atas Satria Muda menegaskan dominasi Pelita Jaya Jakarta di puncak klasemen akhir musim reguler IBL 2026. Mereka berhasil mengumpulkan 38 poin dengan rekor 18-2, menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang musim. Satria Muda Pertamina Bandung menempati posisi kedua dengan 35 poin dan rekor 15-5.
Peringkat klasemen ini sangat menentukan langkah kedua tim dalam menghadapi babak playoff IBL 2026 yang dijadwalkan dimulai pada 23 Mei mendatang. Berdasarkan regulasi penyelenggara, putaran pertama playoff IBL akan mempertemukan tim peringkat pertama dengan peringkat kedelapan, peringkat kedua melawan peringkat ketujuh, dan seterusnya.
Pelita Jaya, sebagai pemuncak klasemen, akan bertemu dengan RANS Simba Bogor yang menempati peringkat kedelapan. Sementara itu, Satria Muda yang berada di posisi kedua akan menghadapi Hangtuah Jakarta yang menempati peringkat ketujuh. Pertandingan playoff IBL 2026 diprediksi akan menyajikan persaingan yang lebih sengit dan menarik.
Advertisement
Advertisement
Perrin Buford tampil sebagai pahlawan bagi Pelita Jaya Jakarta dalam laga krusial ini. Shooting guard/small forward tersebut berhasil membukukan double-double yang impresif dengan 24 poin dan 11 assist. Selain itu, ia juga menambahkan delapan rebound, menjadikannya pemain paling berpengaruh di lapangan.
Performa cemerlang Buford menjadi kunci keberhasilan Pelita Jaya dalam mengatasi perlawanan sengit Satria Muda. Kontribusinya di momen-momen genting, terutama di kuarter terakhir, sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Ia menunjukkan kualitas sebagai pemain bintang yang mampu mengangkat timnya menjadi juara reguler IBL 2026.
Dari kubu Satria Muda, Jalen Leonard Jones juga menunjukkan penampilan yang patut diacungi jempol. Ia menjadi pencetak angka terbanyak bagi timnya dengan torehan 21 poin. Jones juga menyumbangkan delapan rebound dan dua assist, meskipun usahanya belum cukup untuk membawa Satria Muda meraih kemenangan dalam pertandingan ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews