Dewa United IBL Bangkit, Tundukkan Satya Wacana di Pekan ke-14
Dewa United IBL berhasil menundukkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 86-75, mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun dan menunjukkan performa kebangkitan yang patut dinanti di kompetisi basket nasional.
Tim basket Dewa United berhasil meraih kemenangan penting atas tuan rumah Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan kompetisi IBL pekan ke-14. Pertandingan sengit ini berlangsung di GOR bola basket Prof Susilo Wibowo, Semarang, pada Rabu (01/4).
Kemenangan dengan skor akhir 86-75 ini menjadi penanda kebangkitan bagi Dewa United setelah sebelumnya mencatat rekor buruk lima kekalahan beruntun. Hasil positif ini membawa Dewa United kembali ke jalur kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara IBL.
Performa gemilang Joshua Ibarra dengan 25 poin dan 13 rebound, serta Daniel Cooper yang mencetak triple-double, menjadi kunci utama keberhasilan Dewa United. Keduanya tampil dominan dan memimpin tim meraih poin penuh dalam laga krusial ini.
Perjalanan Ketat di Dua Kuarter Awal
Awal pertandingan berlangsung sangat ketat, dengan kedua tim saling berbalas poin sejak jump shot pembuka Kevin Kangu. Dewa United segera merespons melalui sumbangan poin dari Joshua Ibarra, menunjukkan intensitas sejak menit pertama.
Sepanjang kuarter pertama, keunggulan terus berpindah tangan antara Dewa United dan Satya Wacana. Lemparan bebas Kangu akhirnya menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 28-27 untuk Satya Wacana, menandakan persaingan sengit.
Satya Wacana, yang baru mengantongi satu kemenangan, berupaya mempertahankan momentum pada kuarter kedua. Poin-poin dari Serhii Pavlov, Leon Gilmore, dan Imanuel Mailensun membuat tuan rumah sempat unggul tujuh poin pada kedudukan 44-37.
Meskipun demikian, Dewa United tetap berjuang keras, namun Satya Wacana berhasil menutup kuarter kedua dengan keunggulan 46-43. Ini menunjukkan bahwa Dewa United IBL menghadapi perlawanan yang tidak mudah dari tim tuan rumah.
Kebangkitan Dewa United di Kuarter Penentu
Memasuki kuarter ketiga, Dewa United menunjukkan tekad kuat untuk bangkit dan membalikkan keadaan. Joshua Ibarra kembali menjadi motor serangan, menyamakan kedudukan menjadi 51-51 melalui dua lemparan bebas krusial.
Sejak momen tersebut, Dewa United tidak pernah lagi tertinggal dari Satya Wacana. Kontribusi poin dari Dio Saputra, Troy Akeem Gillenwater, dan Patrick Nikolas secara konsisten memperlebar jarak keunggulan.
Tim tamu berhasil menciptakan selisih poin yang signifikan, mencapai 9, 11, 13, bahkan 15 poin pada kedudukan 68-53. Satya Wacana hanya mampu mencetak delapan poin di kuarter ini, berbanding 25 poin milik Dewa United.
Kuarter ketiga ditutup dengan keunggulan telak 68-54 untuk Dewa United, menegaskan dominasi mereka. Ini menjadi titik balik penting bagi Dewa United IBL untuk mengamankan kemenangan.
Pertahanan Keunggulan dan Kemenangan Gemilang
Pada kuarter keempat, Satya Wacana berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan dan mencetak 21 poin. Serhii Pavlov, Teemo Tan, dan Leon Gilmore menjadi pencetak poin utama bagi tim tuan rumah dalam upaya mereka.
Namun, Dewa United tidak mengendurkan serangan dan tetap tampil produktif dengan torehan 18 poin. Rio Disi, Hardianus, Patrick Nikolas, Joshua Ibarra, dan Daniel Cooper terus menyumbangkan poin penting bagi tim.
Dewa United berhasil mempertahankan keunggulan 11 poin hingga akhir pertandingan. Mereka menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 86-75 atas Satya Wacana.
Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri rentetan kekalahan Dewa United IBL, tetapi juga menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di liga.
Sumber: AntaraNews