Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Cibinong Mendalami Firman Tuhan Lewat Program GEMA
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Alkitab bersama, dilanjutkan renungan firman Tuhan, dan ditutup dengan doa bersama.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menghadirkan program pembinaan kerohanian bagi warga binaan Nasrani melalui Gerakan Membaca Alkitab (GEMA). Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong pada Selasa (10/3).
Program ini diikuti puluhan warga binaan Nasrani dan dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum memulai kegiatan pembinaan lainnya. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Alkitab bersama, dilanjutkan renungan firman Tuhan, dan ditutup dengan doa bersama.
Melalui program ini, warga binaan didorong untuk membaca Alkitab secara disiplin setiap hari, dimulai dari Perjanjian Baru secara bertahap sepanjang tahun 2026. Selain memperdalam pemahaman firman Tuhan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan iman selama menjalani masa pembinaan di lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mengatakan program GEMA merupakan bagian dari pembinaan kerohanian yang bertujuan menumbuhkan kedisiplinan spiritual bagi warga binaan.
"Melalui kegiatan Gerakan Membaca Alkitab ini, kami ingin mendorong warga binaan untuk membiasakan diri membaca dan memahami firman Tuhan setiap hari. Harapannya, dari firman Tuhan tersebut mereka dapat menemukan penguatan, memperbaiki diri, serta membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan," ujar Wisnu.
Selain memperdalam pemahaman firman Tuhan, kegiatan tersebut juga menciptakan suasana kebersamaan antar warga binaan. Diskusi dan refleksi yang dilakukan bersama menjadi ruang untuk saling menguatkan dan berbagi pengalaman selama menjalani pembinaan.
Dampak Positif
Salah satu warga binaan berinisial R mengaku program tersebut memberikan dampak positif bagi dirinya.
"Saya merasa lebih tenang dan memiliki harapan baru setelah rutin membaca Alkitab bersama. Firman Tuhan mengingatkan saya untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya," ujarnya.
Ibadah Rutin
Setelah kegiatan GEMA, warga binaan juga mengikuti ibadah rutin yang dipimpin oleh mitra pelayanan gereja yang bekerja sama dengan Lapas Cibinong. Ibadah tersebut diisi dengan pujian, penyembahan, serta penyampaian firman Tuhan.
Melalui program ini, Lapas Cibinong berharap warga binaan dapat memperoleh penguatan spiritual serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.