Fakta Menarik: Puluhan WBP Wisuda! Pendidikan Al-Qur'an Lapas Madiun Jadi Bekal Hijrah
Lapas Kelas I Madiun sukses menggelar wisuda Pendidikan Al-Qur'an Lapas Madiun bagi puluhan WBP, dari Iqro hingga hafalan Juz 30. Simak manfaatnya bagi mereka!
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Jawa Timur, terus berkomitmen dalam pembinaan rohani warga binaan pemasyarakatan (WBP). Puluhan WBP berhasil menyelesaikan pendidikan baca Al-Qur'an, mulai dari Iqro hingga hafalan Juz 30. Program ini bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik serta memberikan bekal berharga.
Kegiatan wisuda khidmat ini diselenggarakan di Masjid At-Taubah Lapas I Madiun pada Sabtu lalu. Acara tersebut juga bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kehadiran penceramah KH Ahmad Sonhaji dari Kota Madiun menambah kekhidmatan suasana.
Kalapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menegaskan bahwa wisuda ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan spiritual. Ilmu Al-Qur'an diharapkan menjadi pedoman berharga saat WBP kembali ke tengah masyarakat. Ini adalah langkah nyata Lapas Madiun menuju perubahan positif dan reintegrasi sosial.
Meningkatkan Spiritual dan Mental WBP
Kalapas Andi Wijaya Rivai menyampaikan apresiasi tinggi kepada para WBP yang telah menyelesaikan program pendidikan Al-Qur'an ini. Ia berharap program ini dapat memperkuat mental dan spiritual mereka. Pembinaan rohani menjadi fokus utama Lapas Madiun demi masa depan yang lebih baik.
Pendidikan baca Al-Qur'an ini dirancang untuk memberikan pembelajaran berharga selama masa hukuman yang dijalani. Tujuannya adalah agar warga binaan memiliki bekal spiritual yang kuat. Ini adalah bagian dari upaya rehabilitasi menyeluruh yang dilakukan oleh pihak Lapas.
Program ini tidak hanya mengajarkan membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan yang mendalam. Diharapkan WBP dapat mengaplikasikan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini sangat penting untuk persiapan kembali ke tengah masyarakat luas.
Testimoni dan Harapan untuk Masa Depan
Salah satu warga binaan berinisial AL, yang turut diwisuda, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia merasa lebih tenang dan introspektif setelah mengikuti pendidikan Al-Qur'an ini. Pengalaman ini memberinya optimisme baru dalam menjalani masa pembinaan di Lapas.
AL tidak menyangka bisa menghafal Juz 30 selama berada di Lapas. Ia berharap pencapaian ini menjadi awal dari hijrahnya menuju pribadi yang lebih baik. Kisah AL menjadi inspirasi positif bagi warga binaan lainnya untuk mengikuti jejak yang sama.
Dengan terselenggaranya kegiatan pendidikan Al-Qur'an dan wisuda ini, Lapas I Madiun berharap dapat menumbuhkan motivasi. WBP diharapkan terus memperbaiki diri dan memperdalam keimanan mereka. Masa pembinaan diharapkan menjadi lebih bermanfaat dan bermakna.
Kegiatan wisuda juga dirangkai dengan pengajian umum yang menghadirkan KH Ahmad Sonhaji. Beliau menyampaikan tausiah tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah. Menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT melalui Al-Qur'an juga ditekankan dalam ceramah tersebut.
Sumber: AntaraNews