Cerita 40 Menit Pertemuan Prabowo dengan Jokowi
Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke rumah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah.
Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke rumah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah. Keduanya menggelar pertemuan selama sekitar 40 menit. Prabowo lebih banyak bercerita soal lawatan kenegaraan selama dua pekan pada 1-15 Juli lalu.
Prabowo yang tiba di kediaman Jokowi di Gang Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Minggu petang sekitar pukul 18.00 WIB, langsung disambut Jokowi dan Iriana di gerbang depan rumahnya.
"Pak, apa kabar Pak?" tanya Presiden Prabowo kepada Jokowi sambil mengatupkan tangannya seraya memberi hormat.
"Selamat sore. Jauh-jauh," kata Jokowi membalas Prabowo.
"Baru sempat mampir, Pak. Baru keliling, Pak dua minggu," cerita Prabowo ke Jokowi.
"Saya ngelihat saja udah...," kata Jokowi sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
Gestur Jokowi tersebut menandakan seperti tidak bisa berkata-kata, sekaligus takjub dengan Prabowo yang melakukan kunjungan kenegaraan selama dua pekan.
Jokowi pun kemudian mempersilakan masuk Prabowo. Saat hendak memasuki kediaman Jokowi, Prabowo sempat bersalaman dengan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Selama pertemuan selama kurang lebih 40 menit itu, terdengar suara tertawa dari luar kediaman.
Dalam keterangan persnya kepada awak media, Prabowo menceritakan kepada Jokowi tentang sejumlah kesepakatan dari hasil lawatan kenegaraannya, salah satunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA) yang berhasil disepakati setelah 10 tahun perundingan.
"Saya cerita baru keliling dari luar negeri. Ya, beliau juga mengikuti rupanya. Saya ceritakan terobosan-terobosan yang kita dapat kemarin, terutama dengan Uni Eropa. 10 tahun perundingan akhirnya tembus," kata Prabowo.
Prabowo juga menceritakan kehadirannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Brazil, serta pertemuan dengan Presiden Brazil Lula da Silva.
Tak hanya itu, Prabowo memaparkan sejumlah pertemuan bilateral di London, Belgia, Prancis dan Belarus.
Prabowo menegaskan, posisi Indonesia sangat diterima oleh negara-negara di dunia, dan Indonesia selalu menegaskan persahabatan dan kerja sama kepada semua pihak.
"Dan Indonesia, ya saya meneruskan tradisi Indonesia sebagai negara nonblok, non-aligned. Kita terkenal bahwa kita tidak mau ikut blok manapun. Kita ikut di BRICS dari kepentingan ekonomi kita. Tapi kita ikut juga, kita daftar di OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development)," ungkap Prabowo.
"Jadi kita benar-benar kita diterima oleh semua pihak. Bahwa Indonesia netral. Indonesia menghormati semua negara. Indonesia ingin bersahabat dengan semua negara. Indonesia tidak mau campur tangan dengan urusan dalam negeri negara manapun dan ini kita diterima," lanjutnya.
Dalam pertemuan dengan Jokowi yang hangat itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.