Cara Unik Mengenang Anjing Kesayangan, Abu Kremasi Dijadikan Eyeliner
Anjing ini telah menemani pemiliknya selama dua dekade.
Seorang wanita dari Inggris mengambil langkah yang unik untuk mengenang anjing tercintanya yang telah menemaninya selama dua puluh tahun.
Claire Hobson, seorang seniman rias permanen, memutuskan untuk mencampurkan abu anjing peliharaannya ke dalam tinta tato eyeliner semi permanen agar hewan tersebut tetap menjadi bagian dari kehidupannya.
Patch, anjing kesayangan Hobson, meninggal setelah dua dekade bersama sang pemilik. Kehilangan ini membuat Hobson merasa belum siap untuk melepaskan kenangan tentang hewan peliharaannya, seperti yang dikutip dari laman Oddity Central, Selasa (9/6/2026).
Dalam sebuah wawancara di program televisi This Morning ITV, Hobson menjelaskan bahwa gagasan ini muncul saat ia bersiap untuk pindah ke Dubai. Ia merasa tidak ingin membawa abu Patch ke mana pun di dalam koper setiap kali berpindah antara dua negara tempat tinggalnya.
"Saya berpikir, banyak orang membuat tato untuk mengenang orang yang mereka cintai. Jadi mengapa tidak mencampurkan abu Patch ke dalam tato eyeliner saya?" ujarnya.
Meskipun menyadari bahwa idenya terdengar tidak biasa, Hobson kemudian menghubungi seorang seniman rias yang ia kenal untuk merealisasikan gagasan tersebut.
Keduanya sepakat untuk menggunakan sedikit abu Patch yang akan dicampurkan ke dalam tinta eyeliner sebelum disuntikkan ke kelopak mata Hobson.
Menurut Hobson, keputusan ini didasari oleh ikatan emosional yang mendalam dengan Patch. Ia menggambarkan anjingnya sebagai sosok yang setia, konsisten, dan selalu memberikan kasih sayang tanpa syarat.
"Anjing selalu ada setiap hari. Mereka menyambut Anda saat pulang dan memberikan cinta yang tulus tanpa pamrih," katanya.
Tato eyeliner yang dihasilkan bersifat semi permanen dan dapat bertahan selama beberapa tahun. Namun, Hobson mengaku masih menyimpan sisa abu Patch agar dapat digunakan kembali ketika tato tersebut memerlukan perbaikan atau penyegaran di masa depan.
Dengan cara ini, Hobson merasa bahwa kenangan tentang anjing kesayangannya akan terus bersamanya dalam jangka waktu yang lama.