Bel Sekolah Belum Usai, Atap Roboh Hantam Siswa SMKN 1 Cileungsi
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul pukul 09.10 WIB.
Atap bangunan SMKN 1 Cileungsi di Bogor, Jawa Barat, ambruk pada Rabu (10/9) pagi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Insiden tersebut menyebabkan puluhan siswa mengalami luka akibat tertimpa material bangunan.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul pukul 09.10 WIB. Atap yang runtuh itu berukuran 5x15 meter. Ia menaungi empat ruang kelas, yaitu dua ruang kelas 10 dengan masing-masing 44 siswa, satu ruang kelas 11 dengan 36 siswa, serta ruang aula kelas 12, yang sedang digunakan tes akademis oleh 102 siswa.
"Pada saat atap bangunan ambruk kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung dan siswa berhamburan keluar menyelamatkan diri,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/9).
Berdasarkan data yang dimilikinya, sebanyak 30 orang siswa terdampak insiden itu dengan 7 orang . Sementara untuk siswa lainnya dilakukan rawat jalan.
“Sebanyak 23 siswa menjalani rawat jalan karena luka di kepala dan tangan akibat kejatuhan genteng,” imbuh dia.
Kapolsek menjelaskan mereka yang masih dirawat di rumah sakit terdiri dari siswa kelas 10, 11, dan 12, dengan beberapa kondisi. Di antara mereka ada yang sempat mengalami pusing, pingsan, hingga patah tangan.
"Atap bangunan tersebut ambruk akibat konstruksi baja ringan penahan genteng yang tidak kokoh sehingga tidak kuat menahan beban genteng," kata Edison.
Atas adanya insiden ini, ia bilang pembelajaran di SMKN 1 Cileungsi dihentikan sementara. Adapun total kerugian materil belum dapat ditaksir.