Baznas Salurkan Sapi untuk Munggahan Tapsel Sambut Ramadhan Pascabencana
Baznas RI menyalurkan 10 ekor sapi untuk masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) yang terdampak bencana, mendukung tradisi Munggahan Tapsel dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan semangat kebersamaan dan harapan baru.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan 10 ekor sapi qurban kepada masyarakat. Bantuan ini secara khusus ditujukan bagi warga Tapanuli Selatan (Tapsel) yang akan merayakan tradisi munggahan. Tradisi ini merupakan bagian penting dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan penuh suka cita dan kebersamaan.
Penyerahan sapi ini menjadi bentuk dukungan konkret Baznas terhadap masyarakat Tapsel, terutama bagi mereka yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban dan membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga menjelang bulan puasa. Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa zakat adalah solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyambut baik inisiatif mulia ini dan menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Baznas RI atas pemberian yang sangat berarti. Beliau menyatakan, "Insya Allah dalam waktu dekat kita akan melakukan munggahan, biasanya satu atau dua hari menjelang Ramadhan."
Baznas: Zakat sebagai Solusi Sosial dan Kebersamaan Ramadhan
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, menggarisbawahi filosofi penting di balik penyaluran zakat. "Penyerahan sapi ini menjadi bukti bahwa kami peduli, zakat hadir untuk memberikan solusi, jalan keluar yang diberikan Allah untuk umat Islam. Zakat membantu yang susah dan menjadi sarana ibadah sosial bagi yang mampu," kata Imdadun.
Imdadun secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan yang tinggi. Ia dengan tegas menyatakan bahwa zakat bukan sekadar ibadah individual yang bersifat pribadi. "Zakat bukan hanya ibadah individual, melainkan solusi sistemik yang disyariatkan untuk menjawab persoalan umat," imbuhnya.
Bantuan berupa 10 ekor sapi ini menjadi bukti nyata dari keberkahan zakat yang telah dikelola dengan baik oleh Baznas. Ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat Baznas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi tantangan dan kesulitan, seperti warga Tapsel pascabencana.
Munggahan Tapsel: Simbol Kebangkitan Komunitas Pascabencana
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Baznas RI atas pemberian 10 ekor sapi tersebut. Beliau menekankan bahwa bantuan ini memiliki nilai yang sangat berarti bagi warganya, terutama dalam mempersiapkan tradisi munggahan. Bantuan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Senada dengan Bupati, Ketua Baznas Kabupaten Tapanuli Selatan, Jon Sujani Pasaribu, turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Baznas RI. Beliau menjelaskan bahwa sapi-sapi yang disalurkan ini nantinya akan didistribusikan secara merata kepada penerima manfaat. Prioritas utama adalah keluarga-keluarga yang sebelumnya terdampak musibah banjir di wilayah tersebut.
Sebagai informasi, Tapanuli Selatan diketahui merupakan salah satu dari sejumlah daerah yang sempat dilanda bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025. "Mudah-mudahan ini adalah awal kebangkitan bagi masyarakat Tapanuli Selatan. Terima kasih Bupati dan Baznas RI," ucap Jon Sujani Pasaribu, menunjukkan harapan besar terhadap dampak positif bantuan ini.
Sumber: AntaraNews