Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengadakan kegiatan buka puasa bersama bagi para penyintas banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Acara ini berlangsung hangat di meunasah darurat yang didirikan Baznas di Desa Manyang Cut, pada hari pertama Ramadhan, Sabtu (21/2).
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyatakan bahwa warga kini dapat melaksanakan shalat dengan aman dan nyaman di fasilitas sementara tersebut. Selain itu, kegiatan berbuka puasa bersama juga dapat terlaksana dengan lancar dan baik, menghadirkan suasana kebersamaan yang mendalam bagi masyarakat terdampak bencana.
Saidah menambahkan, meskipun sebagian warga masih berada di pengungsian atau rumah yang terdampak, antusiasme terlihat jelas saat mereka berkumpul di meunasah darurat. Ramadhan menjadi momentum penting untuk memulihkan semangat dan harapan masyarakat yang tengah bangkit dari musibah, sehingga Baznas berupaya memastikan kebahagiaan bulan suci tetap dirasakan.
Advertisement
Advertisement
Suasana buka puasa bersama di meunasah darurat Desa Manyang Cut, Pidie Jaya, berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi ruang temu bagi warga yang sebelumnya terpencar di berbagai titik pengungsian dan rumah terdampak. Melalui momen ini, masyarakat dapat saling menguatkan dan berbagi cerita mengenai kondisi yang mereka alami.
Baznas menyediakan berbagai menu berbuka puasa, termasuk ayam goreng khas lokal Aceh yang disambut antusias oleh warga. Saidah Sakwan menegaskan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan wujud nyata dukungan masyarakat Indonesia yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas RI.
Dana yang terkumpul disalurkan secara langsung untuk membantu kebutuhan para warga yang terdampak bencana. Saidah juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung upaya pemulihan bencana di Sumatera, baik melalui doa maupun sedekah terbaik yang disalurkan lewat Baznas.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran Baznas di Pidie Jaya tidak hanya terbatas pada kegiatan buka puasa bersama. Sebelumnya, Baznas juga telah menggelar shalat Tarawih berjamaah di meunasah darurat tersebut, yang memiliki kapasitas menampung lebih dari 200 orang. Fasilitas ini akan terus difungsikan hingga Idul Fitri sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan warga selama masa pemulihan.
Dukungan dari para muzaki di seluruh Indonesia sangat berperan dalam terlaksananya berbagai program Baznas, termasuk buka puasa bersama ini. Amanah yang dititipkan kepada Baznas diwujudkan dalam bentuk layanan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak.
Pidie Jaya sendiri merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang sering menghadapi tantangan bencana alam. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2007 sebagai pemekaran dari Kabupaten Pidie. Upaya pemulihan pasca bencana, seperti yang dilakukan Baznas, sangat vital untuk membantu masyarakat bangkit kembali dan menjalani kehidupan normal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews