Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat prasejahtera dengan menyalurkan bantuan makanan. Sebanyak 400 porsi hidangan siap saji berupa makanan dan takjil dibagikan kepada warga Kampung Pemulung (Gasong), Tebet, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan hari ini, Jumat (27/2), sebagai bagian dari upaya Baznas dalam memastikan kebutuhan dasar terpenuhi selama bulan Ramadan.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian integral dari Program Hidangan Berkah Ramadan Baznas. Inisiatif ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah perkotaan. Tujuannya adalah memastikan setiap individu, termasuk para pemulung, dapat menikmati hidangan berbuka puasa yang layak dan bergizi.
Saidah Sakwan, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dialokasikan untuk kemaslahatan umat. Distribusi di Kampung Pemulung Gasong menjadi salah satu prioritas utama. Hal ini mencerminkan komitmen Baznas dalam mendukung kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat yang rentan.
Advertisement
Advertisement
Program Hidangan Berkah Ramadan Baznas
Program Hidangan Berkah Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Baznas di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada daerah-daerah terpencil, tetapi juga menjangkau area perkotaan. Hal ini dilakukan mengingat adanya tingkat ketimpangan ekonomi yang tinggi di perkotaan.
Saidah Sakwan menjelaskan bahwa program ini juga menyasar kawasan rawan bencana dan kantong-kantong kemiskinan lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara merata. Dengan demikian, lebih banyak masyarakat prasejahtera dapat merasakan manfaat dari dana zakat yang telah terkumpul.
Melalui program ini, Baznas berupaya memberikan dukungan nyata kepada mereka yang membutuhkan. Bantuan hidangan buka puasa menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat berarti. Ini membantu meringankan beban hidup masyarakat, terutama saat menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Advertisement
Advertisement
Prioritas Bantuan di Kampung Gasong
Pemilihan Kampung Gasong di Tebet sebagai lokasi penyaluran bantuan didasarkan pada tingkat kerentanan sosial dan ekonomi warganya yang tinggi. Saidah Sakwan menyoroti bahwa ketimpangan di wilayah perkotaan masih sangat terasa. Kampung Gasong menjadi salah satu contoh nyata dari kondisi tersebut.
Kondisi sosial dan ekonomi warga di Kampung Gasong memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Banyak keluarga di kawasan ini hidup dengan keterbatasan akses terhadap air bersih, sanitasi yang memadai, dan ruang hunian yang layak. Situasi ini memperburuk kualitas hidup mereka sehari-hari.
Baznas menilai bahwa kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi dan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Dengan memberikan bantuan di lokasi seperti Kampung Gasong, Baznas berharap dapat sedikit meringankan beban. Ini juga diharapkan dapat memicu kepedulian lebih luas terhadap isu-isu kemiskinan perkotaan.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Bantuan yang disalurkan oleh Baznas ini disambut hangat oleh warga setempat di Kampung Gasong. Salah satu penerima manfaat, Cipto (76 tahun), mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. Pria asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini telah lama tinggal di Kampung Gasong.
Cipto telah menetap di sana bersama istri dan anaknya selama lebih dari 30 tahun, setelah rumahnya terdampak penggusuran. Sehari-hari, ia bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari. Pendapatan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membantu biaya kuliah anaknya.
“Alhamdulillah, kami diperhatikan sama Baznas dan para donatur. Kami mengucapkan terima kasih banyak, mudah-mudahan sering datang kemari dan memperhatikan saudara-saudara kita di Gasong ini,” ucap Cipto, mewakili perasaan haru dan terima kasih warga lainnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews