Baznas Gelar Pelatihan Spa Syariah, Berdayakan Mustahik Perempuan di Tangerang
Baznas RI meluncurkan program Pelatihan Spa Syariah bagi mustahik perempuan di Tangerang, Banten, sebagai langkah konkret pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menyelenggarakan program pelatihan keterampilan vokasi terapis spa dan pijat syariah. Program ini menyasar 40 mustahik perempuan di wilayah Tangerang, Banten, dengan tujuan utama menekan angka pengangguran.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat secara produktif. Pelatihan ini berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik agar mereka memiliki kemandirian finansial.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat membantu peserta langsung bekerja setelah pelatihan selesai. Hal ini akan secara signifikan meningkatkan kondisi ekonomi para peserta.
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Vokasi Produktif
Program pelatihan vokasi terapis spa, bekam, dan pijat syariah ini dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026, atas kerja sama Baznas dengan Latifa Spa Academy. Akademi tersebut dikenal memiliki pengalaman luas di bidang terkait, memastikan kualitas materi pelatihan.
Idy Muzayyad menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan tujuan pengelolaan zakat, yaitu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki. Peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan ekonomi mereka, tetapi juga mampu berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah di masa depan.
Fokus pelatihan ini tidak hanya pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pada aspek syariah sebagai nilai utama. Pendekatan holistik ini bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
Mengusung Nilai Syariah dalam Layanan Spa dan Pijat
Baznas menekankan pentingnya menghadirkan layanan spa, bekam, dan pijat yang benar-benar sesuai syariat, bukan sekadar label. Hal ini mencerminkan komitmen untuk membangun usaha yang membawa keberkahan.
"Yang ingin kami bangun bukan sekadar keterampilan, tetapi juga ekosistem usaha yang sesuai syariah dan membawa keberkahan," ujar Idy Muzayyad. Pernyataan ini menegaskan visi jangka panjang Baznas dalam program ini.
Dengan demikian, para peserta tidak hanya dibekali keahlian profesional, tetapi juga pemahaman mendalam tentang etika dan praktik syariah dalam layanan jasa. Ini menciptakan nilai tambah yang unik bagi lulusan pelatihan.
Apresiasi Peserta dan Harapan Peningkatan Ekonomi Keluarga
Salah satu peserta pelatihan, Rika Dewi Yanti (34), seorang ibu rumah tangga, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini. Ia merasa sangat terbantu karena pelatihan serupa biasanya memerlukan biaya besar.
"Saya sangat senang, karena pelatihan ini gratis dan difasilitasi oleh Baznas. Biasanya pelatihan seperti ini berbayar dan cukup mahal, jadi ini sangat membantu kami, khususnya ibu rumah tangga seperti saya ini," ucap Rika.
Rika berharap program bermanfaat seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan di seluruh Indonesia. Ia juga berharap agar lebih banyak perempuan diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Program Pelatihan Spa Syariah Baznas ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi. Ini juga membuka jalan bagi mustahik untuk mencapai kemandirian dan berkontribusi kembali kepada masyarakat.
Sumber: AntaraNews