Basarnas Berhasil Evakuasi 1.051 Korban Selamat dalam Operasi Evakuasi Korban Banjir Aceh
Basarnas Banda Aceh sukses melakukan evakuasi korban banjir Aceh, menyelamatkan 1.051 jiwa, sementara 24 meninggal dan 7 masih dalam pencarian. Simak rincian lengkapnya.
Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh telah berhasil mengevakuasi ribuan warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah Provinsi Aceh. Operasi penyelamatan ini berlangsung sejak Selasa (25/11) dan terus diintensifkan di daerah-daerah yang terisolir. Tim SAR bekerja keras untuk menjangkau setiap lokasi yang membutuhkan bantuan.
Hingga Sabtu (29/11) pukul 17.00 WIB, data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 1.051 korban banjir berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Namun, musibah ini juga menelan korban jiwa, dengan 24 orang dinyatakan meninggal dunia. Tujuh orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menjelaskan bahwa upaya evakuasi korban banjir Aceh menjadi prioritas utama. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk memastikan keselamatan warga. Kondisi medan yang sulit dan cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
Rincian Operasi SAR di Berbagai Wilayah Aceh
Kantor Basarnas Banda Aceh telah mengkoordinasikan enam operasi SAR di wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh. Operasi ini melibatkan berbagai unit dan pos SAR yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Setiap unit memiliki area tanggung jawab spesifik untuk memastikan cakupan evakuasi yang maksimal.
Kantor SAR Banda Aceh fokus pada operasi di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya, dua wilayah yang mengalami dampak cukup parah. Di Kabupaten Pidie, tim berhasil mengevakuasi 127 korban banjir, sementara di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 507 orang berhasil diselamatkan serta tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Unit Siaga SAR Bireuen juga aktif melaksanakan operasi penyelamatan di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen. Di sana, tim berhasil mengevakuasi 130 orang, namun 11 orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Pos SAR Langsa bertugas di Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur, memastikan bantuan sampai ke daerah tersebut.
Data Korban dan Rencana Evakuasi Lanjutan
Upaya evakuasi korban banjir Aceh juga dilakukan oleh Pos SAR Kutacane di Kabupaten Aceh Tenggara, di mana 114 orang berhasil diselamatkan. Sayangnya, 10 orang ditemukan meninggal dunia dan enam orang lainnya masih dalam pencarian di wilayah ini. Situasi di Aceh Tenggara memerlukan perhatian khusus karena jumlah korban jiwa yang cukup tinggi.
Sementara itu, Pos SAR Meulaboh bertanggung jawab atas operasi SAR di Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya. Di Kabupaten Aceh Barat, tim berhasil mengevakuasi 173 orang dalam kondisi selamat. Koordinasi antarpos SAR sangat penting untuk efektivitas seluruh operasi.
Ibnu Harris Al Hussain menegaskan, "Basarnas Banda Aceh merencanakan operasi lanjutan dengan skala prioritas terhadap wilayah yang terisolir atau tidak dapat diakses melalui jalur darat." Ini menunjukkan komitmen Basarnas untuk tidak meninggalkan satu pun korban yang membutuhkan bantuan. Fokus pada wilayah terisolir akan menggunakan metode evakuasi khusus.
Sumber: AntaraNews