Aksi Heroik Nelayan di Pelabuhan Gilimanuk, Selamatkan Penumpang Jatuh ke Laut saat Kapal Hendak Bersandar
Insiden penumpang jatuh ke laut itu terjadi saat kapal hendak sandar di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk.
Seorang nelayan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, menyelamatkan seorang penumpang kapal feri jatuh ke laut. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/10) pagi kemarin.
"Saat ini korban dalam kondisi sadar meski masih lemas dan sedang menjalani observasi medis," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, Selasa (7/10).
Penumpang jatuh tersebut bernama Ismail (52). Insiden penumpang jatuh ke laut itu terjadi saat kapal hendak sandar di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk. Kemudian penumpang itu terpeleset dan jatuh ke laut saat bersiap turun dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Elfina.
"Kejadian terjadi sesaat sebelum kapal merapat ke dermaga," ujar Arya.
Saat penumpang itu terpeleset jatuh sempat dilihat seorang nelayan bernama Nanang Samsul Hadi, yang merupakan warga Kelurahan Gilimanuk. Nanang yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat menggunakan perahunya untuk menolong korban. Berkat kesigapannya, korban berhasil dievakuasi ke darat dengan selamat.
Selanjutnya korban kemudian dibawa ke Puskesmas II Melaya oleh personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui berangkat dari Lampung menuju Bali sejak 3 Oktober 2025 untuk mencari pekerjaan.
Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV kapal untuk memastikan kronologi kejadian.
"Kami mengimbau seluruh penumpang kapal agar lebih berhati-hati, terutama saat proses naik atau turun kapal. Pastikan kondisi aman dan tidak terburu-buru, karena area dek kapal sering kali licin," ujar Arya.
Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengapresiasi nelayan yang telah sigap membantu korban. Menurutnya, tindakan cepat warga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat pesisir.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan spontan dan tulus dari nelayan yang menolong korban. Ini menjadi contoh bahwa rasa kemanusiaan dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat kita. Kepolisian juga terus mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas utama di setiap aktivitas pelayaran,” ujar Citra.