Adpim Jatim Raih Empat Penghargaan Bergengsi di PRIA 2026, Perkuat Komitmen Komunikasi Publik
Biro Adpim Jatim berhasil meraih empat **Penghargaan PRIA 2026**, termasuk kategori individu dan inovasi digital. Capaian ini menegaskan peran penting humas pemerintah dalam membangun kepercayaan publik.
Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Mereka berhasil memborong empat penghargaan prestisius dalam ajang The 11th Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026. Malam penganugerahan digelar di Yogyakarta pada Jumat (13/2) malam, dengan pengumuman hasil pada Sabtu (14/2).
Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Biro Adpim Jatim, Pulung Chausar, dan beberapa staf berprestasi lainnya. Capaian ini menjadi bukti konkret komitmen Adpim Jatim dalam menghadirkan komunikasi publik yang adaptif dan transparan. Tujuannya untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi serta kerja keras seluruh tim Adpim Jatim dalam mengelola informasi. Mereka berinovasi untuk membangun kepercayaan publik melalui berbagai kanal komunikasi yang efektif. Prestasi ini sekaligus menegaskan peran strategis humas pemerintah di era digital.
Inovasi dan Pengakuan Individu di PRIA 2026
Penghargaan PRIA 2026 menjadi sorotan utama bagi Adpim Jatim dengan raihan empat kategori berbeda. Kepala Biro Adpim Jatim, Pulung Chausar, mendapatkan apresiasi sebagai Pemimpin Kehumasan Inspiratif atas kepemimpinannya. Ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengarahkan strategi komunikasi publik yang efektif.
Selain itu, dua individu lainnya dari Adpim Jatim turut diakui atas kontribusi mereka. Zainal Muttaqin, Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan, dianugerahi penghargaan Insan Public Relations (PR) Madya. Sementara itu, I Gede Alfian Septamiarsa meraih penghargaan sebagai Insan Public Relations (PR) Muda.
Keberhasilan individu ini mencerminkan kualitas sumber daya manusia di Adpim Jatim yang mumpuni. Mereka mampu bersaing dan diakui di tingkat nasional dalam bidang kehumasan. Pengakuan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran untuk terus berprestasi.
Adpim Jatim juga meraih penghargaan melalui inovasi Aplikasi Pusat Data dan Informasi Terintegrasi Penyiapan Materi, Komunikasi, Publikasi dan Dokumentasi Pimpinan (Pasti Mapan). Aplikasi ini diakui dalam Kategori Kanal Digital Kehumasan. Inovasi ini menjadi bukti nyata adaptasi teknologi dalam komunikasi pemerintah.
Transformasi Peran Humas Pemerintah di Era Digital
Pulung Chausar menegaskan bahwa fungsi humas pemerintah telah mengalami transformasi signifikan. Kini, peran humas tidak lagi sekadar penyampai informasi, melainkan sebagai pengelola kepercayaan publik (public trust management). Inovasi, kecepatan, dan akurasi menjadi kunci utama dalam tata kelola komunikasi pemerintahan modern.
Melalui sistem digital seperti Aplikasi Pasti Mapan, proses pengelolaan komunikasi pimpinan menjadi lebih efisien. Sistem ini memastikan informasi terdokumentasi dengan baik dan akuntabel. Hal ini sangat mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data dan fakta.
Capaian Adpim Jatim ini selaras dengan visi pembangunan Jawa Timur sebagai Center of Gravity nasional. Visi tersebut membutuhkan dukungan komunikasi publik yang profesional, responsif, dan terpercaya. Humas berperan vital dalam membangun citra positif dan mendukung kebijakan pemerintah daerah.
CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, turut menyoroti dampak besar dari kerja-kerja komunikasi saat ini. Ia menyatakan bahwa PR bukan lagi warga kedua, melainkan warga utama dalam organisasi. Tanpa komunikasi yang baik, upaya yang dikerjakan tidak akan maksimal dan kurang berdampak.
Standar Penilaian PRIA dan Motivasi Berprestasi
Ajang PRIA merupakan kompetisi kehumasan berskala nasional yang diikuti oleh berbagai entitas. Pesertanya meliputi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), hingga korporasi swasta. Hal ini menunjukkan tingkat kompetisi yang sangat ketat dan kredibilitas ajang tersebut.
Asmono Wikan menjelaskan bahwa standar penilaian PRIA terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Dengan semakin banyaknya peserta, proses seleksi dan penjurian menjadi semakin ketat dan komprehensif. Ini memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada yang benar-benar berprestasi dan inovatif.
Pulung Chausar berharap capaian ini dapat menjadi motivasi kuat bagi Adpim Jatim. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan komunikasi publik terbaik. Hal ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
Asmono Wikan juga mendorong para pemenang untuk berani bersaing di kompetisi kehumasan internasional. Ini menunjukkan bahwa kualitas humas di Indonesia memiliki potensi besar. Mereka diharapkan mampu membawa nama baik bangsa di kancah global.
Sumber: AntaraNews