2 Bocah Ditemukan Meninggal di Lubang Galian Septic Tank Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Takalar
Ayah korban, Nasrullah Dg Badang menjelaskan kronologi berawal saat anaknya MA main handphone di rumah.
Dua bocah inisial MA (3) dan AZ (4) ditemukan meninggal dunia di dalam lubang galian untuk septic tank proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Parappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (27/5).
Sebelumnya, keluarga korban sudah mencari kedua bocah tersebut namun tidak ketemu.
Ayah korban, Nasrullah Dg Badang menjelaskan kronologi berawal saat anaknya MA main handphone di rumah. Tak berselang lama, korban AZ yang masih sepupu MA mengajak untuk bermain.
"Mereka habis dari rumah neneknya dan dia (AZ) ajak main. Tapi sampai jam 5 sore (17.00 Wita), mereka ga pulang-pulang ke rumah," ujarnya kepada wartawan.
Karena tak kunjung pulang, keluarga dan kerabat pun mencarinya. Pencarian pun bahkan dilakukan keluarga dan kerabat di sekitar area proyek pembangunan Sekolah Rakyat.
"Karena tidak ketemu-ketemu, keluarga memutuskan untuk melakukan upacara adat pakai gendang untuk mencari orang hilang," kata dia.
Ditemukan di Lubang Galian Septic Tank
Segala upaya pencarian sudah dilakukan, namun kedua bocah tersebut belum ditemukan. Meski sempat pasrah, keluarga korban tetap melakukan pencarian.
"Sekitar jam 9 (21.00 Wita), akhirnya ditemukan di lubang galian septic tank yang ada di proyek sekolah rakyat. Padahal, sebelumnya sempat tiga kali saya cari di situ tapi tidak ada tanda-tanda mereka ada di situ," kata Nasrullah.
Nasrullah mengungkapkan kedua bocah tersebut ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di lubang galian septic tank sedalam tiga meter tersebut. Akhirnya jasad kedua bocah tersebut pun dievakuasi dari lubang galian septic tank.
"Sempat dibawa pulang ke rumah, tapi setelah itu dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Sekarang sudah kami makamkan di (Kecamatan) Galesong (Kabupaten Takalar)," ucapnya.
Nasrullah pun berharap kepada pihak yang mengerjakan pembangunan sekolah rakyat untuk memperhatikan safety di area proyek. Hal ini agar tidak ada lagi korban.