12 Pos Dubes Kosong, Ketua DPR Harap Diisi Tokoh Paham Geopolitik dan Diplomatis
12 KBRI di negara sahabat masih kosong, termasuk Dubes untuk Amerika Serikat, Jerman, serta Perwakilan Tetap RI di PBB New York dan Jenewa.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan DPR masih menunggu surat presiden (Surpres) dari Presiden Prabowo Subianto terkait calon duta besar (dubes) RI untuk sejumlah pos strategis yang kosong. DPR akan membahas nama-nama yang diusulkan jika surpes telah diterima.
"Terkait nama-nama dubes, tentu saja DPR menunggu surat dari pemerintah. Siapa saja namanya, siapa yang diusulkan," kata Puan Maharani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Komisi I DPR mencatat 12 KBRI di negara sahabat masih kosong, termasuk Dubes untuk Amerika Serikat, Jerman, serta Perwakilan Tetap RI di PBB New York dan Jenewa. Menteri Luar Negeri Sugiono meminta maaf kepada DPR karena mengaku kesulitan mencari pengganti yang tepat.
Puan berharap nama-nama calon dubes yang diusulkan Presiden adalah sosok yang memahami situasi geopolitik yang berkembang kini, saat banyaknya konflik dan perang terjadi.
"Kami berharap yang diusulkan memang orang-orang yang mengetahui situasi geopolitik dan global," ujarnya.
Menurut Puan, calon dubes perlu mempertimbangkan kemampuan diplomasi, serta sosok yang diterima negara penempatan dan mampu membangun komunikasi baik dengan berbagai pihak di wilayah tugasnya.
"(Calon dubes) bisa diterima oleh negara-negara yang nanti mereka ini diusulkan menjadi dubes di negara-negara tersebut, dan bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang ada di negara tersebut," tutup Puan.