Dasco Buka Suara Soal Kabar Marty Natalegawa dan Mari Elka Pangestu Jadi Kandidat Dubes Amerika

Penunjukan Dubes Indonesia untuk AS menjadi sangat strategis mengingat hubungan bilateral kedua negara.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Dasco Buka Suara Soal Kabar Marty Natalegawa dan Mari Elka Pangestu Jadi Kandidat Dubes Amerika
Dasco Buka Suara Soal Kabar Marty Natalegawa dan Mari Elka Pangestu Jadi Kandidat Dubes Amerika (Merdeka.com)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad menepis isu soal kandidat duta besar (dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Amerika Serikat (AS). Dua nama itu yakni eks Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu.

"Yang pasti dua-duanya bukan," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6).

Meski begitu, Ketua Harian Partai Gerindra ini belum mengungkapkan siapa kandidat yang bakal mengisi jabatan tersebut. Namun, ia mengaku bakal segera memproses jika sudah ada pengumuman dari pemerintah secara resmi.

"Dari usulan yang disampaikan pemerintah, dalam waktu yang secepatnya karena kita baru masuk dari masa sidang, kita akan segera proses," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memastikan penunjukan Duta Besar (Dubes) untuk Amerika Serikat menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. Hingga kini, kursi strategis tersebut masih kosong dan belum diumumkan secara resmi.

"Ya tentu tidak luput dari perhatian Presiden. Ini hanya soal timing, soal waktu, dan soal siapa yang akan ditempatkan. Jadi tidak ada masalah, itu dalam perhatian yang serius dari pemerintah," ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/6).

Meski begitu, Juri mengaku belum mengetahui siapa saja kandidat yang sedang dipertimbangkan untuk posisi penting tersebut. Ia menegaskan bahwa proses penunjukan sepenuhnya berada dalam kewenangan Presiden.

"Ya itu on process dan menjadi prerogatif Presiden untuk menentukan pemimpin dan perwakilan kita di luar negeri," imbuhnya

Penunjukan Dubes Indonesia untuk AS menjadi sangat strategis mengingat hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang ekonomi, pertahanan, dan diplomasi kawasan. Pemerintah memastikan keputusan akan diambil secara matang demi kepentingan nasional.

Rekomendasi