5 Penyakit Busi Pemicu Kegagalan Pengapian
Busi yang tidak sehat kerap jadi momok kendaraan mogok tiba-tiba hingga enggan menyala lagi.
Pemicu Kegagalan Pengapian adalah 5 Penyakit Busi
Proses pembakaran pada kendaraan bermotor dengan sistem internal combustion engine (ICE) selalu memerlukan busi sebagai komponen utama.
Sebagai hasilnya, busi yang tidak sehat sering kali menjadi penyebab kendaraan mogok tiba-tiba dan enggan menyala kembali. Dalam keadaan yang tidak terlalu buruk, busi masih memiliki kemungkinan untuk menghasilkan percikan listrik sehingga pembakaran setidaknya tetap berjalan. Namun, pada suatu waktu, busi ternyata tidak lagi memiliki 'nyawa' karena tingkat kerusakan yang parah.
Jika tidak segera diatasi, beberapa masalah dapat menyebabkan kerusakan busi yang fatal dan mengakibatkan kegagalan pengapian, seperti yang dijelaskan oleh PT Niterra Mobility Indonesia (NMI) melalui keterangan resmi mereka di laman resmi ngkbusi.com pada Jumat (28/6/2024).
Sebaliknya, permasalahan tersebut juga bisa menjadi petunjuk bahwa kondisi mesin tidak sehat.
Busi terlihat seperti melepuh di kepala
Biasanya, torsi pengencangan yang tidak tepat menyebabkan kondisi busi menjadi sangat buruk. Akibatnya, kendaraan sulit untuk dinyalakan dan knalpot mengeluarkan asap berwarna hitam.
Jika terjadi kegagalan pengapian, mesin tidak akan menyala sama sekali.
Busi yang mencair
Kemungkinan penyebab lelehnya kepala busi adalah karena timing pengapian yang tidak tepat atau bisa juga disebabkan oleh pemilihan tipe busi yang salah. Sebagai contoh, seharusnya digunakan busi dingin, namun yang dipilih justru sebaliknya.
Dampak yang timbul dari masalah tersebut adalah kesulitan dalam menghidupkan kendaraan dan bahkan tidak bisa menyala sama sekali karena ada kegagalan dalam sistem pengapian.Untuk mengatasi masalah ini dengan efektif, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengganti busi dengan tipe yang memiliki rentang panas yang sesuai. Selanjutnya, periksa campuran udara dan bahan bakar dengan teliti agar waktu pengapian menjadi lebih tepat.
3. Ground Electrode Mengalami Kerusakan atau Patah
Kerusakan pada ground electrode sering terjadi akibat torsi pengencangan yang tidak tepat, mungkin disebabkan oleh kekencangan yang berlebihan.
Oleh karena itu, tenaga kendaraan akan berkurang akibat pengapian yang tidak optimal. Selain itu, sering terdengar suara-suara tidak normal dan bising dari dalam mesin. Dalam kasus yang paling parah, mesin tidak akan menyala sama sekali karena kegagalan pengapian. Untuk mengatasi masalah ini, solusinya adalah mengganti busi dengan segera dan memastikan torsi yang sesuai ketika mengencangkannya.
4. Warna busi memerah tidak seperti biasanya
Ternyata, penggunaan zat aditif yang tidak sesuai dengan spesifikasi dapat menyebabkan kerusakan pada busi yang pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja mesin.
Tidak hanya itu, jika rentang panas busi tidak cocok, busi dapat menghasilkan warna yang tidak normal.
5. Residu Karbon Membuat Busi Menjadi Menghitam
Kepala busi yang menghitam ini seringkali disebabkan oleh campuran bahan bakar yang terlalu berlebihan.
Atau mungkin karena kompresi terlalu rendah dan probabilitas berikutnya adalah angka panas busi yang tidak sesuai standar, seperti terlalu dingin.Otomatis mesin akan sulit dihidupkan, dan knalpot akan mengeluarkan asap hitam. Bahkan, tidak akan ada pengapian sama sekali.
Untuk memperbaikinya, periksa choke terlebih dahulu. Lalu, periksa timing pengapian, dan pastikan filter udara bersih agar tidak menghambat proses pencampuran dengan bahan bakar.