Noise Busi Pengaruhi ECU Mobil, Pahami Fungsi Resistor dan Non-Resistor

Perbedaan busi resistor dan non resistor terdapat pada gelombang elektromagnetik yang dihasilkannya. Yuk simak!

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Noise Busi Pengaruhi ECU Mobil, Pahami Fungsi Resistor dan Non-Resistor
Noise Busi Pengaruhi ECU Mobil, Pahami Fungsi Resistor dan Non-Resistor (Merdeka.com)

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh busi resistor dan non resistor memiliki perbedaan.

Fungsi kerja pada kendaraan bermesin pembakaran dalam bisa mengalami kesalahan akibat dari busi yang merupakan bagian dari fungsi pengapian.

Karena kesalahan dalam memilih tipe busi dan kurang pemahaman tentang resistor dan non-resistor, mobil dapat mengalami masalah dalam fungsi kerjanya
© 2024 otosia.com

Penamaan resistor pada peran parts di papan elektronik juga memiliki perbedaan dengan busi resistor dan non-resistor.

Tidak menjadi hambatan
© 2024 otosia.com
Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Resistansi pada komponen di papan elektronik berbeda dengan resistansi pada sebuah busi.

Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Kemudian, Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia (NMI), produsen busi NGK, memberikan penjelasan yang berbeda.

Jangan membayangkan resistor listrik sebagai hambatan. Di busi, resistor berfungsi sebagai penyeimbang untuk mencegah kebisingan

Diko mengatakan dengan jelas.

Gelombang elektromagnetik
© 2024 otosia.com
Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Diko mengacu pada kelebihan gelombang elektromagnetik, terutama dalam konteks kerja busi.

Dok. Istimewa
© 2024 otosia.com

Resistor pada busi dapat mengurangi noise atau gelombang elektromagnetik berlebihan secara signifikan.

Gelombang elektromagnetik busi non-resistor akan lebih besar dibandingkan dengan gelombang elektromagnetik busi resistor jika dipasangkan antara resistor dan non-resistor

Diko berkata.

Dampak terhadap ECU
© 2024 otosia.com

Menurutnya, kehadiran banyak sensor dan ECU pada kendaraan saat ini membuat peran busi semakin penting. Hal ini disebabkan oleh adanya noise atau gelombang elektromagnetik berlebih yang dapat mempengaruhi kinerja ECU sebagai pengontrol kendaraan.

Rekomendasi