Advertisement
Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh busi resistor dan non resistor memiliki perbedaan.
Fungsi kerja pada kendaraan bermesin pembakaran dalam bisa mengalami kesalahan akibat dari busi yang merupakan bagian dari fungsi pengapian.
Advertisement
Penamaan resistor pada peran parts di papan elektronik juga memiliki perbedaan dengan busi resistor dan non-resistor.
Advertisement
Resistansi pada komponen di papan elektronik berbeda dengan resistansi pada sebuah busi.
Kemudian, Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia (NMI), produsen busi NGK, memberikan penjelasan yang berbeda.
Jangan membayangkan resistor listrik sebagai hambatan. Di busi, resistor berfungsi sebagai penyeimbang untuk mencegah kebisingan
Advertisement
Diko mengatakan dengan jelas.
Advertisement
Diko mengacu pada kelebihan gelombang elektromagnetik, terutama dalam konteks kerja busi.
Resistor pada busi dapat mengurangi noise atau gelombang elektromagnetik berlebihan secara signifikan.
Gelombang elektromagnetik busi non-resistor akan lebih besar dibandingkan dengan gelombang elektromagnetik busi resistor jika dipasangkan antara resistor dan non-resistor
Advertisement
Diko berkata.
Advertisement
Menurutnya, kehadiran banyak sensor dan ECU pada kendaraan saat ini membuat peran busi semakin penting. Hal ini disebabkan oleh adanya noise atau gelombang elektromagnetik berlebih yang dapat mempengaruhi kinerja ECU sebagai pengontrol kendaraan.