Motor Listrik Asik Dimodifikasi Berbagai Aliran, Ini Contohnya
PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan komitmennya dalam industri modifikasi di Indonesia melalui peluncuran Honda Dream Ride Project (HDRP) 2024.
PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan komitmennya dalam dunia modifikasi di Indonesia melalui Honda Dream Ride Project (HDRP) 2024. Berbeda dari edisi sebelumnya, kali ini, merek yang dikenal dengan logo sayap ini, memanfaatkan motor listrik yang dapat dimodifikasi dengan berbagai gaya.
Proyek ini melibatkan tiga modifikator terkemuka Indonesia, yang merupakan pemenang dari Honda Modif Contest (HMC) 2023. Mereka adalah Malik Abdul Azis, yang meraih gelar National Championship Free For All (FFA), Lutvia Facishin, sebagai National Champion Sport, dan Aditya Chandra, yang menjadi juara National Champion Matic & Cub HMC 2023.
Malik Abdul Azis menjelaskan bahwa modifikasi motor listrik adalah pengalaman pertamanya. Dalam merancang konsep modifikasi, ia mengamati Honda Icon e:, yang merupakan kendaraan sehari-hari, dan memutuskan untuk mengubah motor listrik ini agar dapat digunakan di berbagai permukaan, baik aspal maupun tanah. "Motornya saya modifikasi untuk harian, yang bisa digunakan di aspal dan tanah. Konsep yang cocok, adalah dual purpose. Dengan ubahan di bagian kaki-kaki, serta ban dan pelek dan tambahan bodi kit," ungkap Azis saat ditemui di Yogyakarta pada Senin (26/5/2025).
Sementara itu, Aditya Chandra, modifikator dari Makassar, mengubah motor listrik Honda Cuv e: menjadi low rider, yang memiliki tampilan lebih rendah. "Dari segi setang fatbar, bracket setang, dan speedometer semua dicustom. Begitu juga dengan bodi dari fiber glass dan original yang sebagian juga dicustom," tambah Aditya.
Menurut Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, HDRP 2024 ini merupakan kali pertama menggunakan motor listrik. Ia berharap modifikasi ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat. "Karya ini diharapkan mampu menjadi inspirasi para masyarakat, khususnya pecinta modifikasi sepeda motor," tegas Andy.
Honda memperkenalkan motor listrik
Honda ICON e: dilengkapi dengan motor listrik yang memiliki tenaga maksimum 1,8 KW, memungkinkan kendaraan ini melaju hingga 55 km/jam. Baterai yang terpasang di bawah dek motor dirancang untuk bertahan dan dapat menempuh jarak maksimum 53 km dalam sekali pengisian. Terdapat dua mode berkendara, yaitu "ECON" untuk efisiensi baterai yang lebih baik, dan "STD" untuk pengalaman berkendara yang lebih normal. Fitur tambahan lainnya pada Honda ICON e: mencakup pengisi daya USB di konsol, panel meter digital penuh, serta semua lampu yang menggunakan teknologi LED.
Sementara itu, Honda CUV e: hadir untuk memberikan dukungan kepada pengendara dengan produktivitas tinggi serta teknologi terkini. Mengusung konsep "Premium-Futuristic", sepeda motor listrik ini menawarkan pengalaman berkendara yang mengesankan dengan kualitas yang tidak diragukan dan keamanan yang terjamin khas Honda.
Ditenagai oleh motor listrik dengan tenaga maksimum 6 KW, Honda CUV e: dapat melaju hingga kecepatan 83 km/jam dan memiliki jarak tempuh maksimal 80,7 km. Sumber tenaga sepeda motor ini berasal dari dua baterai Honda Mobile Power Pack e: yang dapat ditukar (swap) atau diisi ulang dengan charger off-board. Waktu pengisian baterai dari kosong hingga penuh adalah enam jam, sedangkan untuk pengisian dari 25% ke 75% memerlukan waktu 2,7 jam (160 menit).
Berikut adalah kalimat yang berbeda namun tetap menjaga konteks yang sama: "Infografis tentang sepeda motor listrik."