Motor Legendaris Suzuki Smash Kembali Hadir, Terlihat Sedang Diuji
Dari sudut pandang visual, perubahan bentuk bodi Suzuki Smash facelift terlihat minim.
Setelah penampakan calon Suzuki Satria FU terbaru yang sedang melakukan uji coba di Thailand, kini giliran motor bebek yang diduga sebagai Suzuki Smash terlihat di negara tersebut.
Dari pandangan sekilas, tampak bahwa desain bodi motor ini tidak mengalami banyak perubahan. Unit ini dilapisi dengan stiker kamuflase berwarna putih dengan garis hitam.
Sepeda motor bebek ini juga dilengkapi dengan pelek cast wheel lima palang berwarna merah. Namun, fitur-fitur lengkap yang ada pada motor ini masih menjadi misteri.
Melihat model yang ada saat ini, Suzuki Smash 115 FI Next Edition memiliki dimensi panjang 1.910 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.085 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 1.220 mm.
Selain itu, jarak pijak ke tanahnya adalah 145 mm dan bobot total kendaraan mencapai 94 kg. Untuk sistem redaman, bagian depan menggunakan suspensi teleskopik, sedangkan bagian belakang menggunakan swing arm dengan coil spring.
Ban depan memiliki ukuran 70/90 dan ban belakang 80/90, keduanya membalut pelek 17 inci. Format ini kemungkinan besar tidak akan banyak berubah, berdasarkan gambar spyshot yang beredar.
Di pasar Thailand, Suzuki Smash FI Next Edition memiliki kapasitas mesin 113 cc, yang dibulatkan menjadi 115 cc. Untuk model tahun 2026, diperkirakan tidak ada banyak perubahan pada mesin, bahkan kemungkinan besar tetap dipertahankan.
Sistem pengapian dan pengabutan menggunakan tipe injeksi, bukan lagi karburator ditambah CDI. Volume tangki bensin mencapai 3,7 liter dengan rasio kompresi 9,4:1 dan ukuran bore x stroke 51 mm x 55,4 mm.
Mesin piston tunggal pada model saat ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 6,9 kW atau 9,3 PS pada 8.000 rpm, sementara torsi puncak mencapai 9,1 Nm pada 6.000 rpm. Penyaluran tenaga dilakukan melalui transmisi manual dengan empat percepatan.
Di Thailand, jenis motor bebek masih sangat populer. Generasi muda menjadi target utama pasar di sana, berbeda dengan Indonesia yang kini lebih memilih skuter matik. Hal ini disebabkan oleh kondisi jalanan yang macet dan kebutuhan akan kendaraan yang praktis.
Suzuki Smash laku keras di Thailand karena menawarkan durabilitas dan kemudahan dalam perawatan.
Tidak ada komponen teknis yang rumit di dalam motor ini, semuanya masih menggunakan teknologi yang sudah ada sebelumnya. Berdasarkan gambar spyshot yang beredar, Smash 2026 dirancang lebih rapi tanpa lekukan yang mencolok.
Bodi motor
Bagian sayap dan bodi kendaraan ini dirancang lebih aerodinamis. Selain itu, terdapat penutup rantai yang membuatnya lebih tahan lama karena tidak mudah terkena kotoran, sehingga meningkatkan keamanan saat membawa penumpang.
Mengenai sistem penerangan utama pada Suzuki Smash 2026, kemungkinan akan beralih ke teknologi LED. Selain itu, panel instrumen kini menggunakan tampilan digital, menggantikan indikator jarum analog.
Di dalam panel tersebut, terdapat beberapa indikator seperti speedometer, odometer, jumlah bahan bakar, indikator lampu sein, dan posisi gigi. Namun, tidak ada fitur tambahan yang diketahui saat ini.
Masih belum jelas apakah unit ini menggunakan sistem kunci tradisional yang dilengkapi dengan Safety Shutter Key atau sudah beralih ke sistem keyless.
Yang pasti, sasis tubular tetap dipertahankan dan dibuat dari material yang kuat. Sementara itu, di Thailand terdapat dua varian dari Smash FI.
Pelek jari-jari masih tersedia, sedangkan tipe lainnya adalah CW atau cast wheel yang mirip dengan unit yang sedang diuji di jalan. Ada kemungkinan juga bahwa akan ada warna baru yang ditawarkan, selain thunder smoke, kabuki black, white burgundy, dan signature blue. Sumber: Oto.com