Bukan cuma Prototipe, AirCar Mobil Terbang Masuki Tahap Produksi
AirCar siap dijual 2026, mobil terbang dua kursi ini bisa terbang 5.486 meter dan tempuh 155 mph di udara.
Jakarta – Selama ini, gagasan tentang mobil terbang hanya ada dalam imajinasi fiksi. Namun, saat ini, impian tersebut semakin mendekati kenyataan. Klein Vision, sebuah perusahaan teknologi transportasi yang berbasis di Slovakia, telah mengumumkan bahwa kendaraan terbang yang mereka ciptakan, bernama AirCar, akan segera diproduksi secara massal dan tersedia untuk masyarakat umum pada awal tahun 2026.
AirCar bukan hanya sekadar sebuah prototipe. Kendaraan terbang ini telah melalui berbagai uji coba dan dirancang untuk beralih dari mode darat ke udara dalam waktu hanya dua menit. Dengan desain yang menyerupai mobil sport futuristik, AirCar dilengkapi dengan roda, sayap yang dapat dilipat, dan baling-baling di bagian belakang.
Stefan Klein, pendiri Klein Vision, mengungkapkan bahwa peluncuran AirCar merupakan realisasi dari impian masa kecilnya untuk menghadirkan penerbangan kepada masyarakat luas. Dengan keberhasilan prototipe dan sertifikasi kelayakan, AirCar berada di jalur yang tepat untuk menjadi pelopor dalam revolusi mobilitas udara pribadi.
Tahap Pengembangan AirCar
Klein Vision telah berhasil menyelesaikan fase awal pengujian AirCar, yang mencakup lebih dari 500 kali lepas landas dan pendaratan, serta total waktu terbang lebih dari 170 jam. Salah satu momen penting dalam pengujian ini adalah penerbangan yang melibatkan musisi terkenal asal Prancis, Jean-Michel Jarre, yang menggambarkan pengalaman terbang dengan AirCar sebagai luar biasa.
Prototipe ini dapat meluncur di landasan sepanjang 300 meter dengan kecepatan 124 mph, dan mampu terbang dengan kecepatan jelajah mencapai 155 mph. Meskipun masih menggunakan bahan bakar bensin, Klein Vision berencana untuk beralih ke tenaga listrik ketika teknologi baterai sudah memadai.
Salah satu keistimewaan AirCar adalah kemampuannya untuk bertransformasi dari mobil menjadi pesawat hanya dengan menekan satu tombol. Sayap yang dapat dilipat ini dapat dibuka atau ditutup secara otomatis dalam waktu kurang dari dua menit, sehingga AirCar dapat digunakan dengan fleksibel baik di jalan maupun di udara.
Harga dan Spesifikasi
AirCar, sebuah mobil terbang, direncanakan akan mulai dipasarkan secara global pada kuartal pertama tahun 2026. Namun, harga yang ditawarkan cukup tinggi. Kendaraan ini akan mulai dijual dengan harga USD 800 ribu atau sekitar Rp13 miliar, dan bisa mencapai USD 1 juta (Rp16,4 miliar) tergantung pada spesifikasi mesinnya.
AirCar tersedia dalam tiga pilihan mesin: 280 hp, 320 hp, dan 340 hp. Semakin besar daya kuda yang dimiliki, semakin baik performa dan tentunya harga jualnya pun akan lebih tinggi. Dengan kapasitas dua penumpang, mobil ini ideal untuk penggunaan pribadi, perjalanan wisata udara, atau layanan taksi terbang komersial.
Di Slovakia, AirCar telah mendapatkan Sertifikat Kelayakan Udara sejak Januari 2022, yang menunjukkan bahwa kendaraan ini aman untuk penerbangan penumpang komersial. Inggris juga memberikan dukungan signifikan terhadap teknologi ini, bahkan telah mengalokasikan dana publik sebesar 20 juta Poundsterling untuk pengembangan sistem taksi udara melalui CAA.
Masa Depan Mobilitas Udara dan Dampaknya
Menurut estimasi dari Morgan Stanley, nilai pasar mobil terbang di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai USD1 triliun pada tahun 2040, dan dapat meningkat hingga USD9 triliun pada tahun 2050. Mobilitas udara pribadi diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan raya dengan memanfaatkan ruang udara yang lebih luas dan belum banyak digunakan.
Taksi udara berawak diprediksi akan mulai beroperasi di Inggris pada tahun 2026, bersamaan dengan rencana peluncuran komersial AirCar. Menteri Transportasi Inggris, Mike Kane, menyatakan bahwa penerapan teknologi ini akan merevolusi cara masyarakat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dengan cepat dan efisien.
AirCar juga dianggap sebagai solusi transportasi masa depan yang memenuhi kebutuhan akan kecepatan, efisiensi, dan kenyamanan. Jika perkembangan teknologi baterai terus berlanjut, AirCar berpotensi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya di masa mendatang, memperkuat posisinya dalam tren transportasi yang ramah lingkungan.