Kabar Baik, Kenaikan Dana RT/RW di Jakarta Mulai Berlaku Oktober
Diketahui, saat kampanye Pilkada Jakarta 2024 Pramono menjanjikan kenaikan dana operasional untuk RT/RW sebesar dua kali lipat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bakal segera mengumumkan kenaikan dana operasional bagi RT/RW di Jakarta. Menurut Pramono, kebijakan baru ini akan berjalan pada Oktober 2025.
"Jadi dana operasional untuk RT/RW saya sudah tanda tangani. Nanti saya umumkan pada saatnya berlakunya adalah mudah-mudahan bulan Oktober,” kata Pramono di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Selasa (22/7).
Meski begitu, Pramono masih belum mau sesumbar mengungkap besaran kenaikan dana operasional bagi RT/RW di Jakarta tersebut.
Diketahui, saat kampanye Pilkada Jakarta 2024 Pramono menjanjikan kenaikan dana operasional untuk RT/RW sebesar dua kali lipat.
Pada saat kampanye, Pramono menilai RT/RW sebagai ujung tombak di dalam lingkungan. Namun, bantuan untuk mereka terbilang masih sedikit, padahal menurutnya anggaran DKI Jakarta cukup banyak.
Adapun merujuk Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1674 Tahun 2018 tentang Pemberian Uang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi RT dan RW, Ketua RT menerima dana operasional sebesar Rp2 juta per bulan dan Rp2,5 juta per bulan bagi Ketua RW.
“Sekarang biaya operasional RT itu Rp2 juta, RW2,5 juta,” kata Pramono usai mengunjungi Museum MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 3 September 2024
Oleh sebab itu, dia berjanji ingin mengalokasikan anggaran bantuan operasional untuk RT/RW dua kali lipat dari yang kini sudah berjalan. Dia akan menaikkan besaran bantuan Rp4 juta untuk RT, sedangkan Rp5 juta untuk RW.
“Saya yakin pasti akan terus meningkat, maka mudah-mudahan di era kepemimpinan kami kalau diberikan kesempatan yang namanya biaya operasional untuk RT bisa di-double kan jadi Rp4 juta, RW jadi Rp5 juta dan itu jumlahnya tidak terlalu banyak,” ucap Pramono.