Jasad Tanpa Kepala di Ciliwung Dipastikan Korban Longsor Megamendung, Ini Penjelasan Polisi
Hasil autopsi, korban meninggal akibat longsor dan tertimpa pohon, sebelum akhirnya terseret arus air.
Kepolisian memastikan jasad tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung merupakan korban peristiwa longsor di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Saat kejadian, dia tengah memancing.
“Betul, mereka sedang aktif saat mancing dengan teman-temannya. Namun dia keasyikan, sudah dikasih tahu yang temannya suruh kembali ke tempat yang lebih aman tidak dihiraukan,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan, Sabtu (12/7).
Hasil autopsi, korban meninggal akibat longsor dan tertimpa pohon, sebelum akhirnya terseret arus air.
“Kalau dikaitkan dengan pembunuhan sampai saat ini belum ada,” kata Mansur.
Sebelumnya, warga menemukan mayat tanpa kepala diduga berjenis kelamin laki-laki di Kali Ciliwung di Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (9/7/2025) siang pukul 14.00 WIB.
Mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung.
Polisi menduga mayat tanpa kepala itu kondisinya rusak karena diduga dimakan binatang seperti biawak.
Wamendagri Benarkan Korban Staf Kemendagri
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya membenarkan jenazah tanpa kepala yang ditemukan di kali Ciliwung merupakan salah satu pegawai dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Ada dugaan itu staf pengemudi biro umum kemendagri," kata Bima Arya saat dikonfirmasi, Jumat (11/7).
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat memancing di kawasan Bogor Jawa Barat. Tetapi saat itu terjadi longsor yang membuat korban terseret arus hingga sempat dinyatakan hilang
"Iya (tertimpa longsor) ketika memancing," singkat dia.