Horor di Laut Wajo, Nelayan Temukan Mayat Tanpa Kepala di Pulau IX
Kepala Kepolisian Sektor Tempe Ajun Komisaris Candra Said Nur mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Nelayan di Pulau IX, Kabupaten Wajo digegerkan penemuan mayat tanpa kepala, Minggu (8/2) kemarin. Polisi melakukan penyelidikan untuk memastikan mayat tersebut korban pembunuhan atau bukan.
Kepala Kepolisian Sektor Tempe Ajun Komisaris Candra Said Nur mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan masih melakukan penyelidikan lanjutan. Candra mengaku belum mengetahui jenis kelami mayat tersebut.
"Ada penemuan mayat dalam keadaan tanpa busana dan kepala sudah tidak ada, dada sudah terbelah, kemudian isi perut sudah kosong," ujarnya kepada wartawan, Senin, (9/2).
Mayat Tanpa Kepala
Candra menjelaskan mayat tanpa kepala tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan pada pukul 08.30 WITA. Saat itu, nelayann tersebut hendak menambatkan perahunya.
"Nelayan yang pertama kali menemukan itu saat melintas dan hendak berlabuh. Namun nelayan tersebut kemudian mencium bau busuk yang sangat menyengat sehingga penasaran, dan saat dilihat ternyata sosok mayat," kata Candra.
Nelayan tersebut mendapati jasad korban dalam posisi tertelungkup, terapung di pinggir sungai dekat tumpukan batu. Kondisi mayat yang tanpa busana dan tanpa kepala, nelayan itu segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
Candra menjelaskan, jasad korban ditemukan di perairan dangkal Danau Tempe. Saat ini korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses autopsi.
"Adapun kondisi dan posisi mayat saat ditemukan dalam keadaan terapung dekat tumpukan batu dengan posisi tertelungkup di pinggir sungai. Mayat tersebut sudah kami bawa ke Rumah Sakit Umum Lamaddukkeleng, Sengkang, guna dilakukan pemeriksaan lebih intensif oleh dokter," jelasnya.
Kapolsek Tempe
Setelah menerima laporan, Kapolsek Tempe bersama personel Polsek Tempe mendatangi TKP sekira pukul 09.00 WITA dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Lamaddukkeleng, Sengkang, untuk menjalani pemeriksaan medis.
Polisi saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk memastikan penyebab kematian serta mengidentifikasi korban.
"Kami juga masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut. Hasil pemeriksaan dokter kami tunggu untuk memastikan penyebab kematian dan ciri-ciri khusus pada tubuh korban agar dapat diketahui identitasnya," ucapnya.