Imigrasi Jaksel Bentuk Tim Khusus Awasi WNA Bikin Onar di Kawasan Kalibata City
Teranyar WNA bikin onar saat kondisi mabuk berat di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan mengatakan, pihaknya membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan di wilayah Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.
Hal ini dilakukan merespons soal adanya kejadian yang belakangan dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA). Teranyar WNA bikin onar saat kondisi mabuk berat di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan.
"Jadi saat ini bidang intelijen dan penjagaan keimigrasian atau Imigrasi Jakarta Selatan telah membentuk tim khusus untuk pengawasan di wilayah apartemen Kalibata City," kata Bugie kepada wartawan, Jumat (13/6).
"Karena memang apartemen Kalibata City ini jumlah towernya 18, dengan total unit 3.000 lebih unit yang mana sebagian besar itu dihuni oleh orang asing," sambungnya.
Sehingga, hal itulah kemudian menjadi perhatian khusus atau lebih oleh Imigrasi Jakarta Selatan.
"Sehingga kami merespons dengan cepat dengan pembentukan tim khusus untuk pengawasan di apartemen Kalibata City," ujarnya.
Tim Khusus Gabungan dengan Pemkot
Dia menjelaskan, tim khusus dibentuk dengan gabungan dari seluruh aparat penegak hukum serta dibantu oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.
"Pelaksanaan tugasnya itu melaksanakan pengawasan di wilayah apartemen dengan waktu tiga hari selama satu minggu," jelasnya.
Meski begitu, tim khusus ini juga disebar ke sejumlah apartemen hingga rumah hunian serta rumah susun lainnya yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Baik tingkat menengah maupun atas.
"Yang mana tingkat-tingkat atas ini banyak diisi oleh ekspatriat ataupun profesional-profesional asing yang tetap menjadi tanggungjawab daripada Imigrasi Jakarta Selatan, untuk terus melaksana pengawasan," ungkapnya.
"Jadi untuk menjawab itu maka iya betul selain apartemen Kalimantan City, seluruh wilayah Jakarta Selatan itu tetap kami awasi baik di rumah tapak maupun di apartemen," pungkasnya.
WNA Ngamuk Positif Narkoba
Diketahui, Warga Negara Asing (WNA) yang bikin onar saat kondisi mabuk berat di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan positif narkoba jenis sabu. Hasil itu dilakukan setelah dilakukan cek urine.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol mengatakan, pria tersebut masih menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti terkait kasus tersebut.
"Karena memang kemarin ditemukan hasil cek urine juga positif amphetamine. Kemudian juga masalah kejiwaan juga diperiksa. Karena memang pada waktu kejadian banyak ya yang menjadi korban, sehingga perlu ada pengecekan. Kurang lebih mungkin 14 hari waktu yang di sana," kata Murodih kepada wartawan, Jakarta, Senin (28/4).
Murodih memastikan luka yang diderita pria tersebut usai diamuk massa tidak terlalu berat. "Kalau lukanya sih dia enggak terlalu begitu berisiko ya, enggak terlalu berat. Cuma kan karena dia terpengaruh dengan obat-obatan itu. Sehingga dia mungkin dia hilang kontrol, emosinya jadi tinggi," tegasnya.
Setelah dilakukan cek urine dan positif menggunakan narkoba, pihaknya akan melakukan penggeledahan di apartemen atau tempat tinggalnya.
"Kemungkinan nanti akan berlanjut ya (geledah apartemen) setelah nanti selesai dari rumah sakit. Sementara dalam penyelidikan belum (ditemukan barang bukti) baru tes urine aja," pungkasnya.