Seorang Pria Tabrak Kerumunan Fans Liverpool Saat Perayaan Premier League, Puluhan Orang Terluka
Liverpool FC menggelar parade bus terbuka di seluruh kota untuk merayakan kemenangannya di Liga Primer Inggris.
Seorang pria ditahan setelah sebuah mobil menabrak puluhan orang di Water Street, Liverpool, Inggris. Para penggemar tengah merayakan gelar Premier League atau Liga Primer klub sepak bola Liverpool pada Senin (26/5).
Liverpool FC menggelar parade bus terbuka di seluruh kota untuk merayakan kemenangannya di Liga Primer Inggris. Ratusan penggemar berderet di sepanjang jalan sepanjang rute sejauh 16 kilometer.
Asisten Kepala Polisi Merseyside, Jenny Sims, mengatakan pada siaran pers pada Senin malam, terdapat seorang pria berkulit putih berkebangsaan Inggris yang berusia 53 tahun dari daerah Liverpool, ia ditangkap terkait dengan insiden tersebut dan “tidak diperlakukan sebagai terorisme,” demikian dikutip dari Euro News pada Selasa (27/5).
David Kitchen dari North West Ambulance Service menjelaskan, setidaknya 27 orang dibawa ke rumah sakit usai menyatakan semua orang di sana “takut dan sedih” atas insiden tersebut.
Ia menambahkan, terdapat 20 orang lainnya dirawat di lokasi karena luka ringan, dengan sejumlah orang lainnya yang tidak diketahui jumlahnya melapor ke rumah sakit kota. Empat anak termasuk di antara korban yang terluka.
Empat orang, tiga dewasa dan seorang anak, harus diselamatkan dari dari bawah mobil, menurut Nick Searle, Kepala Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Merseyside.
Pihak berwenang kembali meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi lebih jauh mengenai keadaan ini dan menahan diri agar tidak membagikan rekaman kejadian ke media sosial.
Sebagai klub sepak bola tersukses di Inggris, Liverpool FC menggelar pawai ini untuk merayakan kemenangan ke-20 di Premier League. Klub ini tidak mendapatkan perayaan pawai bus setelah memenangkan gelar pada 2020 karena pandemi Covid-19.
“Kami telah menghubungi langsung pihak kepolisian Merseyside terkait insiden di Water Street yang terjadi menjelang akhir pawai trofi tadi malam,” bunyi pernyataan tim tersebut pada Senin malam.
“Pikiran dan doa kami menyertai mereka yang terdampak oleh insiden serius ini,” lanjut pernyataan tersebut.
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada layanan darurat dan otoritas setempat yang menangani insiden ini,” tutupnya.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey