Polisi Pastikan Tak Ada Korban Luka dalam Kericuhan Suporter Tangerang Usai Laga Persita vs Persija

Kericuhan suporter Tangerang usai laga Persita vs Persija berhasil diredam aparat kepolisian, memastikan tidak ada korban luka dan situasi kembali kondusif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polisi Pastikan Tak Ada Korban Luka dalam Kericuhan Suporter Tangerang Usai Laga Persita vs Persija
Kericuhan suporter Tangerang usai laga Persita vs Persija berhasil diredam aparat kepolisian, memastikan tidak ada korban luka dan situasi kembali kondusif. (AntaraNews)

Kericuhan antarsuporter terjadi di kawasan Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (30/1) malam, usai pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta. Insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran publik, terutama setelah beredarnya video di media sosial yang menunjukkan situasi tidak kondusif di luar stadion.

Pihak kepolisian, melalui Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, dengan cepat memberikan keterangan resmi mengenai kejadian tersebut. Ia memastikan bahwa kericuhan berhasil diredam secara sigap oleh aparat keamanan yang memang telah bersiaga di lokasi. Kehadiran petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam mencegah eskalasi konflik.

Berkat penanganan cepat dari aparat, tidak ada laporan korban luka dalam insiden kericuhan suporter Tangerang ini. Setelah situasi kembali tenang, para suporter dari kedua belah pihak diarahkan untuk pulang ke rumah masing-masing, memastikan tidak ada lagi potensi gesekan lanjutan.

Detail Insiden dan Penanganan Cepat Aparat

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo membenarkan adanya kericuhan yang melibatkan suporter usai laga Persita Tangerang kontra Persija Jakarta. "Tidak ada korban dan usai diredakan oleh kami, para suporter kembali ke rumahnya masing-masing," kata Boy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut berlangsung singkat dan berhasil dikendalikan berkat kesigapan petugas di lapangan. "Benar, sempat terjadi kericuhan sejenak, namun Alhamdulilah, berhasil kami redam dan damaikan karena kebetulan kami turun langsung dan ada di lokasi," ujar Boy.

Penanganan cepat ini menunjukkan kesiapan aparat dalam mengantisipasi potensi konflik antarsuporter. Kehadiran polisi di lokasi kejadian sangat krusial untuk mencegah dampak yang lebih serius dari kericuhan suporter Tangerang ini.

Jalannya Pertandingan dan Posisi Klasemen

Pertandingan BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Indomilk Arena pada Jumat (30/1) tersebut berakhir dengan kemenangan Persija Jakarta atas Persita Tangerang. Macan Kemayoran berhasil mencuri kemenangan 2-0 di markas lawan.

Gol pertama Persija dicetak oleh Gustavo Almeida pada menit ke-33, diikuti gol kedua dari pemain Brasil lainnya, Maxwell Souza, pada menit ke-50. Kemenangan ini merupakan yang kedua secara beruntun bagi Persija, membawa mereka naik ke posisi kedua klasemen sementara Super League dengan koleksi 41 poin dari 19 pertandingan.

Sementara itu, Persita Tangerang gagal menempel empat besar dan tertahan di posisi kelima klasemen dengan 32 poin dari 19 laga yang telah dimainkan. Hasil pertandingan ini tentu memiliki dampak signifikan pada peta persaingan di papan atas liga.

Respons Media Sosial dan Imbauan Keamanan

Sebelum keterangan resmi dari kepolisian, sebuah video yang memperlihatkan kericuhan antarsuporter di luar Stadion Indomilk Arena telah beredar luas di media sosial Instagram. Akun @indonesiafootball_fans mengunggah video tersebut dengan keterangan, "Terjadi gojekan di luar Stadion Indomilk Arena usai laga Persita Tangerang v Persija Jakarta."

Beredarnya video ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat dan penggemar sepak bola. Namun, dengan adanya konfirmasi dari pihak kepolisian bahwa tidak ada korban luka dan situasi telah kondusif, diharapkan dapat meredakan spekulasi yang berkembang.

Pihak berwenang terus mengimbau seluruh suporter untuk selalu menjaga ketertiban dan sportivitas, baik di dalam maupun di luar stadion. Kejadian kericuhan suporter Tangerang ini menjadi pengingat pentingnya peran aktif semua pihak dalam menciptakan iklim sepak bola yang aman dan damai.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi