Sedang Bangun Jalan Baru, Pekerja Konstruksi Temukan Piramida dari Abad ke-7
Piramida itu ditemukan di Jalan Raya Federal Meksiko 105, di wilayah Sierra Alta, di Negara Bagian Hidalgo.
Sebuah struktur piramida pra-Hispanik ditemukan selama proyek pembangunan jalan raya baru di Meksiko. Demikian menurut Institut Antropologi Searah Nasional Meksiko (INAH).
Struktur yang ditemukan tersebut digambarkan sebagai “dasar piramida” dalam istilah arkeologi yang merujuk pada fondasi atau bagian bawah struktur piramida.
Bangunan tersebut ditemukan pertama kali pada Juni di Jalan Raya Federal Meksiko 105, di wilayah Sierra Alta, di Negara Bagian Hidalgo.
Piramida di Mesoamerika seperti yang dibangun oleh peradaban suku Maya, Aztec dan Teotihuacan merupakan bangunan monumental yang sering digunakan untuk keperluan keagamaan dan seremonial yang dicirikan dengan desain berundak dan tangga di tengahnya.
Mesoamerika adalah wilayah yang membentang dari Meksiko bagian tengah hingga Belize, Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, dan Kosta Rika bagian utara yang dikenal sebagai tempat lahirnya beberapa peradaban pra-Hispanik yang maju.
Dikuburkan kembali setelah diteliti
Bangunan tersebut tampaknya merupakan bagian dari pemukiman pra-Hispanik (atau pra-Columbus) bernama San Miguel yang telah masuk dalam Daftar Umum Monumen dan Zona Arkeologi dan Sejarah INAH.
Dilansir Charlotte Observer, Minggu (8/12), INAH mengungkapkan situs tersebut terdiri dari lima sektor dan sedikitnya 10 gundukan arkeologi yang berasal dari periode Epiklasik (650–950 M) hingga periode Pascaklasik Akhir (1350–1519 M). Gundukan-gundukan tersebut sudah ada sebelum penjelajahan Eropa di wilayah tersebut.
Situs ini terdiri dari lima sektor yang berbeda dengan setidaknya 10 gundukan,
Selama penelitian, para peneliti melakukan konservasi dan mendokumentasikan situs tersebut dengan menggunakan bantuan drone guna membuat model fotogrametri digital. Mereka juga mengumpulkan banyak sampel dari batu bara, tanah dan kayu hangus untuk diidentifikasi lebih lanjut.
Setelah proyek penelitian selesai, struktur tersebut dikubur kembali dengan material geotekstil untuk menstabilkan struktur dan situs arkeologi.
Lebih lanjut para peneliti mengungkapkan penemuan ini berkontribusi pada pemahaman hunian manusia di daerah Sierra Alta di Hidalgo, khususnya di daerah Barranca de Metztitlan, tempat pemukiman pertama yang diperkirakan berusia 14.000 Tahun
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti