Mayat Alien Yang Viral di Meksiko Diduga Berasal dari Tulang Makhluk Ini
Ilmuwan sebelumnya sudah mengatakan mayat alien yang dipamerkan di Meksiko pekan lalu berasal dari kumpulan tulang manusia dan hewan yang dirangkai.
Ilmuwan sebelumnya sudah mengatakan mayat alien yang dipamerkan di Meksiko pekan lalu berasal dari kumpulan tulang manusia dan hewan yang dirangkai.
Mayat Alien Yang Viral di Meksiko Diduga Berasal dari Tulang Makhluk Ini
Sementara sejumlah dokter Meksiko mengklaim mayat alien itu berasal dari tengkorak sesosok manusia, bukan dirangkai.
Fisikawan dan presenter Profesor Brian Cox termasuk di antara para kritikus yang mengklaim mumi alien tersebut terlalu humanoid, bukan asli.
Profesor Cox meminta agar sampel makhluk itu dikirim ke perusahaan bioteknologi 23andme untuk melakukan verifikasi independen bahwa spesimen tersebut bukanlah alien.
“Sangat tidak mungkin spesies cerdas yang berevolusi di planet lain akan terlihat seperti kita,” katanya pekan lalu.
Pekan lalu jurnalis dan pakar UFO Jaime Maussan menampilkan dua mayat yang diduga alien di depan Kongres Meksiko di Kota Meksiko City.
Ini bukan kali pertama Maussan mengaku telah menemukan makhluk luar angkasa. Pada 2015, Maussan mengklaim menemukan jasad mumi alien di dekat Nazca, Peru. Namun, setelah diselidiki ternyata makhluk tersebut hanyalah sisa-sisa jasad anak manusia.
Sumber: Sky News
“Spesimen ini bukan bagian dari sejarah evolusi kita di Bumi. Sebaliknya, mereka ditemukan di tambang diatom alga dan kemudian menjadi fosil,” katanya dalam presentasinya di Kongres Meksiko pekan lalu.
Maussan mengatakan mayat itu berusia lebih dari 1.800 tahun dan ditemukan terkubur di suatu daerah di Cusco, antara Kota Palpa dan Nazca, Peru pada 2017.
Dia mengklaim temuan itu sesuai dengan pengakuan mengejutkan mantan intelijen Amerika Serikat yang beberapa waktu lalu mengatakan dia punya bukti keberadaan alien.
Klaim-klaim tersebut menuai kecaman dari kalangan ilmuwan. Rafael Bojalil-Parra, direktur penguatan penelitian di Metropolitan Autonomous University di Kota Meksiko, menyebut klaim tersebut sebagai "total omong kosong" dan mencerminkan suasana anti-ilmiah yang tengah melanda negara mereka.
Sumber: Sky News