Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Momen Nadiem Makarim Ditemani Sang Istri Jalani Operasi Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

{{caption}}
Banjir Bandang Aceh Nyaris Pupuskan Niat Hartati Berhaji: Karena Panggilan Allah Saya di Sini

{{caption}}
Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook

{{caption}}
Asep Edi Suheri Naik Pangkat, Polda Metro Kini Dipimpin Jenderal Bintang 3

{{caption}}
Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba

{{caption}}
Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK

Topik Terkait
{{caption}}
Iran Ogah Lanjutkan Perundingan, Tegaskan AS Telah Melanggar Gencatan Senjata

Ketegangan yang meningkat dalam beberapa jam terakhir mengancam kelangsungan negosiasi antara Iran dan AS yang berlangsung di Pakistan.

{{caption}}
Ketegangan Memanas, Iran Siap Tutup Selat Hormuz Jika AS Tak Buka Akibat Blokade

Iran telah memberikan persetujuan untuk membuka jalur pelayaran terbatas di Selat Hormuz, yang memungkinkan sejumlah kapal untuk melintas setiap harinya.

{{caption}}
Sesumbar Trump Klaim China Dukung Pembukaan Selat Hormuz

Trump mengklaim China mendukung pembukaan Selat Hormuz. AS memberlakukan blokade Iran di tengah negosiasi yang belum mencapai kesepakatan.

{{caption}}
Arab Saudi Desak AS Buka Blokade Selat Hormuz, Khawatir Iran Tutup Bab al-Mandeb

Arab Saudi merasa khawatir blokade Trump dapat menyebabkan Iran meningkatkan eskalasi dan mengganggu jalur pelayaran penting lainnya.

{{caption}}
Iran Beri Lampu Hijau Buka Selat Hormuz untuk Negara Sahabat

Iran mengizinkan kapal negara sahabat melintas Selat Hormuz, namun membatasi kapal musuh di tengah eskalasi konflik dan dampaknya pada pasokan energi global.

{{caption}}
Menlu Iran Soal Selat Hormuz: Tidak Ditutup, Kapal Ragu Melintas karena Perusahaan Asuransinya Khawatir

Ancaman tambahan tidak akan memengaruhi sikap Iran maupun perusahaan asuransi internasional.

{{caption}}
Trump Ngambek Permintaannya Tak Dituruti, Kini Bilang AS Tak Lagi Butuh NATO buat Lawan Iran

Trump menyatakan keraguannya bahwa sekutu-sekutu di NATO akan bersedia untuk membela Amerika Serikat jika diperlukan.

{{caption}}
Jepang Tolak Kirim Kapal ke Hormuz, PM Takaichi: Mustahil Kirim Pasukan Pertahanan Diri

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi secara tegas menyatakan Jepang Tolak Kirim Kapal ke Hormuz, menanggapi permintaan Presiden AS Donald Trump. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan kemustahilan pengerahan pasukan pertahanan diri.

{{caption}}
Iran Tegaskan Keamanan Selat Hormuz: Untuk Semua atau Tidak Sama Sekali

Duta Besar Iran untuk Moskow, Kazem Jalali, menegaskan bahwa **Keamanan Selat Hormuz** adalah prinsip mutlak, harus berlaku untuk semua atau tidak sama sekali, di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan Israel.

{{caption}}
Ketegangan Memanas: Iran Desak Usir Pasukan AS dari Kawasan Regional

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi secara tegas mendesak negara-negara regional untuk melakukan Iran Desak Usir Pasukan AS, menyusul meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dan kegagalan kerangka keamanan Washington.

{{caption}}
Menlu Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka Kecuali buat Kapal AS dan Israel

Menlu Iran, Abbas Araghchi tegaskan Selat Hormuz terbuka untuk kapal negara lain kecuali Amerika Serikat dan Israel.

{{caption}}
Trump Desak Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran

Presiden AS Donald Trump mendesak China, Prancis, dan negara lainnya mengirim kapal perang ke Selat Hormuz. Desakan ini muncul di tengah ketegangan Selat Hormuz pasca-serangan AS-Israel ke Iran dan blokade 'de facto' yang mengancam jalur pelayaran vital.

{{caption}}
5 Tuntutan Iran buat AS di Perundingan Kedua, Singgung Lebanon dan Titip Pesan ke Pakistan

Dengan tegas Teheran menolak selama lima tuntutannya dipenuhi untuk memulihkan kepercayaan dengan Washington.

{{caption}}
Iran Anggap Penolakan Trump soal Proposal Akhiri Perang Tidak Penting

Trump mengumumkan bahwa ia telah menolak tanggapan yang diajukan oleh Iran melalui mediator Pakistan mengenai proposal Washington untuk mengakhiri perang.

{{caption}}
Update 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Bahlil Ungkap Faktanya

Dua kapal yang dimiliki oleh PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamnusuro, saat ini terjebak di Selat Hormuz.

{{caption}}
Iran Kerahkan Armada Nyamuk untuk Kendalikan Selat Hormuz, Ada Kapal Serang Lengkap dengan Rudal

Financial Times menilai bahwa armada nyamuk memainkan peran sentral dalam pengendalian Selat Hormuz bahkan setelah berakhirnya permusuhan dengan AS dan Israel.

{{caption}}
Inggris Kirim Kapal Tempur ke Timur Tengah, Siap Amankan Selat Hormuz

Ketegangan meningkat di kawasan itu setelah Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari melancarkan serangan ke Iran.

{{caption}}
Inggris Kerahkan Kapal Tempur Amankan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Regional

Inggris mengirimkan kapal perang ke Timur Tengah untuk mengamankan Selat Hormuz, menyusul meningkatnya ketegangan dan gangguan pelayaran di jalur strategis ini.

{{caption}}
Pertemuan Trump dan Xi Jinping 'Dihantui' Isu Iran dan Taiwan

Kunjungan Trump ke Cina terjadi di tengah situasi geopolitik yang tegang, meliputi konflik di Iran dan permasalahan terkait Taiwan.

{{caption}}
Media AS Sebut Iran Masih Punya 70 Persen Potensi Rudal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan penasihat militernya telah melebih-lebihkan skala kerusakan yang ditimbulkan pada fasilitas rudal Iran.

{{caption}}
UEA Diduga Diam-Diam Serang Iran di Tengah Konflik AS

UEA dilaporkan melakukan serangan terhadap Iran di tengah konflik dengan AS. Kilang minyak di Pulau Lavan disebut menjadi sasaran.

{{caption}}
Iran Sebut Siap Beri Pelajaran yang Tak Terlupakan ke AS

Ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran untuk mengakhiri perang.

{{caption}}
Netanyahu Soal Perang Iran: Ini Belum Berakhir

Pernyataan Netanyahu menekankan pentingnya memperhatikan program nuklir Iran dan peran proksi yang dimilikinya dalam konflik regional.

{{caption}}
Alasan Iran Tolak Proposal Damai AS, Sebut Tuntutan Terlalu Berlebihan

Iran menolak proposal perdamaian AS karena dianggap berisi tuntutan berlebihan, termasuk soal nuklir dan Selat Hormuz.