FOTO: Trump dan Xi Jinping Capai Kesepakatan Baru, Perang Dagang AS–Tiongkok Mulai Mencair
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggelar pertemuan di Bandara Internasional Gimhae, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025).
Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) usai melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). (AP/Mark Schiefelbein)
ADVERTISEMENT
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggelar pertemuan puncak di Bandara Internasional Gimhae, Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di sela-sela KTT APEC itu menjadi momen penting setelah hubungan kedua negara memanas akibat perang dagang berkepanjangan sejak 2019.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk meredakan ketegangan dan menghindari eskalasi lebih lanjut dalam konflik perdagangan yang selama ini mengguncang ekonomi global. Kesepakatan baru yang dicapai diharapkan menjadi langkah awal menuju stabilitas hubungan ekonomi antara dua kekuatan besar dunia itu.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Trump menyetujui penurunan tarif terhadap sejumlah produk asal Tiongkok, termasuk fentanil, dari 20 persen menjadi 10 persen. Sebagai imbalannya, Beijing akan menangguhkan pembatasan ekspor tanah jarang serta meningkatkan pembelian komoditas pertanian Amerika Serikat, terutama kacang kedelai.
Pertemuan di Busan ini menandai titik balik penting dalam hubungan ekonomi AS–Tiongkok dan memberi sinyal positif bagi pasar global yang selama ini dihantui ketidakpastian akibat perang tarif antara kedua negara.
Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) berjabat tangan sebelum pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) sebelum melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) sebelum melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggelar pertemuan puncak di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) usai melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) usai melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark SchiefelbeinPresiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping) berjabat tangan usai melakukan pertemuan mereka di Bandara Internasional Gimhae di Busan, Korea Selatan, Kamis, (30/10/2025). AP/Mark Schiefelbein
Pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump dinilai Indonesia membawa dampak positif bagi diskusi APEC 2026, menciptakan suasana kondusif yang diharapkan memperlancar agenda kerja sama ekonomi.
Duta Besar RI Djauhari Oratmangun menilai pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump memberikan sinyal stabilitas global. Pertemuan Xi-Trump ini diharapkan membawa dampak positif di tengah ketidakpastian dunia.
Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping membahas isu strategis terkait perdagangan dan hubungan bilateral antara kedua negara.
Beijing mengonfirmasi keinginan Donald Trump untuk melakukan Pertemuan Trump Xi Jinping di China pada April 2026, dengan isu Taiwan menjadi salah satu pembahasan utama yang strategis dan krusial.
Presiden China Xi Jinping dipastikan akan menghadiri KTT APEC di Korea Selatan, menandai kunjungan kenegaraan kedua dalam 11 tahun. Apa saja agenda penting yang akan dibahas dan potensi pertemuan yang dinantikan?
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent bersama kepala negosiator perdagangan Jamieson Greer dijadwalkan bertemu dengan tokoh ekonomi penting China, He Lifeng.