FOTO: Gedung Porak-Poranda Setelah Serangan Israel yang Menewaskan Komandan Militer Hizbullah
Serangan udara Israel di Beirut menewaskan tokoh penting Hizbullah, Haytham Tabtabai, dan memicu kembali ketegangan di kawasan selatan ibu kota Lebanon.
Warga berkerumun di lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah bangunan perumahan dan menewaskan kepala staf Hizbullah Haytham Tabtabai di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Minggu (23/11/2026). (AFP/ Ibrahim Amro)
ADVERTISEMENT
Israel menyatakan telah menewaskan Haytham Tabtabai, sosok yang disebut sebagai Komandan Militer Tertinggi Milisi Hizbullah dalam sebuah serangan udara di Beirut pada Minggu malam. Serangan yang menghantam kawasan selatan ibu kota itu menewaskan lima orang dan melukai 25 lainnya, menjadi serangan pertama Israel di Beirut sejak Juni. Hizbullah sebelumnya mengindikasikan bahwa salah satu tokoh senior mereka kemungkinan menjadi korban.
Tabtabai dikenal sebagai pemimpin unit elit Radwan dan dipandang sebagai penerus Ibrahim Akil, yang tewas pada September 2024 dalam serangan yang juga menargetkan jajaran pimpinan senior Hizbullah. Militer Israel menilai Tabtabai memiliki peran besar dalam mengarahkan kembali kesiapan kelompok tersebut menghadapi potensi konflik dengan Israel.
Para pekerja membersihkan puing-puing dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah bangunan perumahan dan menewaskan kepala staf Hizbullah Haytham Tabtabai di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Minggu (23/11/2026). AFP/ Ibrahim AmroWarga berkerumun di lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah bangunan perumahan dan menewaskan kepala staf Hizbullah Haytham Tabtabai di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Minggu (23/11/2026). AFP/ Ibrahim AmroTim penyelamat mengevakuasi seorang perempuan yang terluka dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah bangunan perumahan dan menewaskan kepala staf Hizbullah Haytham Tabtabai di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Minggu (23/11/2026). AFP/ Ibrahim AmroTim penyelamat mengevakuasi salah satu jenazah dari lokasi serangan udara di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Minggu (23/11/2026). AFP/ Fadel ItaniPetugas kebersihan kota membersihkan puing-puing dari jalan di samping bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan udara Israel yang menewaskan kepala staf Hizbullah, Haytham Tabtabai, di kawasan Haret Hreik, Beirut, selatan, Senin (24/11/2026). AP/Hassan AmmarSeorang perempuan memasang spanduk bergambar mendiang Hassan Nasrallah di balkon rumahnya yang rusak, berlatar poster besar Nasrallah dan penggantinya Hashem Safieddine, sehari setelah serangan udara Israel menewaskan kepala staf Hizbullah di Hareit Hreik, Lebanon, Senin (2411/2025). AP/Hassan AmmarSeorang pria memasang poster mendiang Hassan Nasrallah di depan sebuah toko setelah serangan udara Israel yang menewaskan kepala staf Hizbullah di Hareit Hreik, Lebanon, Senin (2411/2025). AP/Hassan AmmarWarga menggantung foto mendiang pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah pada sebuag Gedung yang rusak akibat serangan udara Israel Hareit Hreik, Beirut, Lebanon, Senin (2411/2025). AP/Hassan Ammar
Israel menyerang pinggiran Selatan Beirut, Lebanon, dan mengakibatkan puluhan korban jiwa. Jet-jet tempur Israel menjatuhkan sejumlah bom ke beberapa bangunan.
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis penjara kepada empat prajurit TNI dalam perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus