Kerabat dan pelayat Afghanistan memanjatkan doa saat upacara pemakaman para korban yang tewas akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). (AFP)
ADVERTISEMENT
Kerabat dan pelayat di Afghanistan berduka saat membawa peti jenazah korban serangan udara Pakistan dalam upacara pemakaman di distrik Urgun, provinsi Paktika, Sabtu (18/10/2025). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya sepuluh orang dan kembali memanaskan hubungan dua negara bertetangga yang rapuh.
Sehari setelah serangan itu, para pejabat Pakistan dan Afghanistan dijadwalkan bertemu di Qatar untuk membahas situasi yang kian menegangkan. Langkah diplomatik ini dilakukan di tengah meningkatnya kecaman terhadap tindakan militer Islamabad yang dinilai melanggar gencatan senjata.
Gencatan senjata yang sebelumnya menciptakan ketenangan singkat di wilayah perbatasan kini kembali runtuh. Ketegangan antara kedua negara meningkat tajam, terutama setelah tuduhan saling lempar tanggung jawab atas aktivitas kelompok bersenjata di sepanjang garis perbatasan yang bergolak.
Warga memeriksa lokasi serangan lintas udara oleh tentara Pakistan di Provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AP/Shafiqullah MashaalSeorang warga Afghanistan membersihkan sisa-sisa rumah yang rusak akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFPBagian dalam rumah yang rusak akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFPKerabat dan pelayat Afghanistan membawa peti jenazah korban yang tewas akibat serangan udara Pakistan saat upacara pemakaman di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFPKerabat dan pelayat Afghanistan memanjatkan doa saat upacara pemakaman para korban yang tewas akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFPKerabat dan pelayat Afghanistan memanjatkan doa saat upacara pemakaman para korban yang tewas akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFPKerabat dan pelayat Afghanistan memanjatkan doa saat upacara pemakaman para korban yang tewas akibat serangan udara Pakistan di distrik Urgun, provinsi Paktika, Afghanistan timur, Sabtu, (18/10/2025). AFP
Ketegangan di perbatasan meningkat akibat Bentrokan Pakistan Afghanistan yang menewaskan sembilan orang. Islamabad menuduh Kabul menargetkan warga sipil, sementara Kabul membantah dan menuduh balik Pakistan.
Angkatan Udara Pakistan melancarkan serangan udara terhadap tangki bahan bakar maskapai Kam Air di bandara Kandahar, Afghanistan, memicu kecaman keras dari Kabul atas tindakan rezim Pakistan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendesak Pakistan dan Afghanistan untuk segera menghentikan konflik militer yang memanas. Malaysia Serukan Pakistan Afghanistan Hentikan Konflik demi perdamaian dan stabilitas regional, menyusul operasi lintas batas.
Serangan udara yang menewaskan warga sipil di Khost kembali memicu ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan di tengah situasi keamanan kawasan yang memburuk.
Sedikitnya 15 warga sipil tewas dan puluhan luka-luka dalam bentrokan sengit antara pasukan keamanan Taliban dan militer Pakistan di Kandahar, Afganistan.
Pelajari cara memasak steak dari daging kurban yang empuk, juicy, dan lezat dengan resep sederhana serta tips agar hasilnya tidak alot, seperti di restoran.