6 Peristiwa Penting di Dunia pada 11 September, selain Serangan 9/11
Tanggal 11 September menyimpan berbagai peristiwa penting, termasuk tragedi 9/11 yang mengubah sejarah dunia.
Tanggal 11 September menjadi angka 'keramat' bagi penduduk Amerika Serikat (AS). Betapa tidak, di tanggal tersebut serangan terbesar sepanjang masa terjadi. Ribuan orang tewas.
Peristiwa itu dikenal dengan tragedi 9/11. Terjadi di tahun 2001, saat jantung Negeri Paman Sam itu tengah sibuk-sibuknya. Dua pesawat menabrak Menara Kembar World Trade Center, satu pesawat menabrak Pentagon, dan satu pesawat jatuh di Pennsylvania setelah penumpang melawan.
Total 2.977 orang tewas dalam serangan ini, menjadikannya sebagai salah satu tragedi terburuk dalam sejarah Amerika Serikat. Serangan ini melibatkan pembajakan empat pesawat komersial oleh kelompok ekstremis al-Qaeda.
Selain 9/11, terdapat beberapa peristiwa penting di tanggal 11 September sepanjang sejarah.
Peristiwa pertama yang patut dicatat adalah Pertempuran Jembatan Stirling pada tahun 1297. Dalam pertempuran ini, pasukan Skotlandia yang dipimpin oleh William Wallace berhasil mengalahkan pasukan Inggris. Kemenangan ini menjadi salah satu tonggak awal dalam Perang Kemerdekaan Skotlandia Pertama.
Selanjutnya, pada tahun 1609, penjelajah Inggris Henry Hudson berlayar ke Teluk New York. Kapal yang dikapteni Hudson berlabuh di dekat muara sungai yang kini dikenal sebagai Sungai Hudson. Ini menandai awal penjelajahan yang penting bagi sejarah Amerika Utara.
Pembangunan The Pentagon dan Radio Republik Indonesia
Pada 11 September 1941, pembangunan gedung The Pentagon dimulai. Gedung ini kini menjadi markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini disetujui dan konstruksi dimulai tepat 60 tahun sebelum serangan teroris yang menghancurkan gedung tersebut pada tahun 2001.
Setelah itu, pada tahun 1945, Radio Republik Indonesia (RRI) didirikan. RRI menjadi salah satu media komunikasi penting di Indonesia, berfungsi sebagai penyampai informasi dan hiburan bagi masyarakat. Pendirian RRI terjadi sebulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Kudeta Chili dan Tragedi 9/11
Pada tahun 1973, angkatan bersenjata Chili melakukan kudeta yang menggulingkan Presiden Salvador Allende. Kudeta ini, yang didukung oleh Amerika Serikat, mengakibatkan kematian Allende dan dimulainya kediktatoran militer di Chili selama 17 tahun.
Serangan Benghazi dan Makna Tanggal 11 September
Pada 11 September 2012, serangan terkoordinasi terjadi di Benghazi, Libya, yang menewaskan empat warga Amerika, termasuk Duta Besar AS untuk Libya. Serangan ini menunjukkan bahwa tanggal 11 September tidak hanya dikenang sebagai hari tragedi di AS, tetapi juga sebagai hari di mana berbagai peristiwa penting terjadi di seluruh dunia.
Tanggal 11 September memiliki makna yang berbeda di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, tanggal ini diperingati sebagai Hari Radio Nasional, sementara di kalender internasional, tanggal ini dikenal sebagai hari terjadinya serangan teroris 9/11. Dua peristiwa ini mencerminkan dua sisi sejarah yang berbeda.