Performa Rayhan Hannan Selama Pemusatan Latihan Timnas Indonesia Bikin John Herdman Terkesan
Rayhan Hannan menjalani musim 2025/2026 dengan sangat baik bersama Persija Jakarta, menunjukkan performa yang memuaskan dan kontribusi yang signifikan.
Rayhan Hannan terpilih untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan menjelang Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada pekan keempat bulan Juli. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan kekagumannya terhadap kemampuan yang dimiliki oleh Hannan, yang masih berusia 22 tahun dan dianggap memiliki potensi yang sangat baik.
"Dia pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya. Satu hal yang ditekankan dalam cetak biru taktis yang kami tanamkan di Indonesia adalah membutuhkan intensitas, dan saya rasa Hannan melakukannya secara alami," ungkap John Herdman saat ditemui di Stadion Madya GBK, Jakarta, pada Sabtu (30-5-2026).
"Anda tidak perlu memberitahunya sebagai pelatih, dia memiliki keinginan untuk memenangkan bola," tambah Herdman, menegaskan bahwa Hannan memiliki motivasi yang tinggi dalam bermain.
Pemain Serbabisa
John Herdman menganggap Rayhan Hannan sebagai pemain yang sangat lengkap. Sebagai gelandang serang, Hannan memiliki kemampuan yang dapat diandalkan untuk mencetak gol.
Selain itu, Herdman mengapresiasi etos kerja Hannan yang sangat tinggi. Dia tidak segan untuk berusaha merebut kembali bola yang hilang dari penguasaan dirinya.
"Kemampuan kreatifnya di lima pertandingan terakhir musim ini sangat baik, saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan, dan ketiga, ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali."
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran Hannan dalam tim, baik dalam menyerang maupun bertahan. Dengan kualitas tersebut, Hannan menjadi salah satu pemain yang diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Karakteristik Unik Rayhan Hannan
John Herdman mengungkapkan bahwa di Indonesia, terdapat kekurangan pemain yang memiliki karakteristik serupa dengan Rayhan Hannan.
Ia menyoroti pentingnya keinginan untuk kembali mengejar bola setelah kehilangan penguasaan.
"Saya rasa di Indonesia saya melihat banyak pemain menyerang ketika mereka kehilangan bola, itu bukan masalah mereka. Tapi, untuk Hanan, dia menikmati bagian dari permainan tersebut," imbuh Herdman.
Ini menunjukkan Hannan memiliki dedikasi yang tinggi dalam permainan, berbeda dengan banyak pemain lainnya yang cenderung tidak memperdulikan aspek defensif setelah kehilangan bola.
Herdman menilai semangat Hannan dalam berjuang merebut kembali bola sangat penting untuk pengembangan tim. Dalam permainan sepak bola, karakter seperti ini menjadi nilai tambah yang bisa mempengaruhi dinamika tim secara keseluruhan.
Dengan adanya pemain seperti Hannan, tim dapat lebih solid dan memiliki daya juang yang lebih tinggi saat menghadapi lawan. Ini adalah salah satu alasan mengapa Herdman sangat menghargai kontribusi Hannan dalam timnya.