Saddil Ramdani Rindu Berat Berseragam Timnas Indonesia, Berharap John Herdman Nyaman
Pemain sayap Persib Bandung, Saddil Ramdani, mengungkapkan kerinduan mendalam untuk kembali membela Timnas Indonesia setelah absen lebih dari setahun, sekaligus berharap pelatih baru John Herdman betah di Tanah Air.
Pemain sayap andalan Persib Bandung, Saddil Ramdani, menyatakan kerinduan mendalam untuk kembali mengenakan seragam Timnas Indonesia. Ia telah absen membela skuad Garuda selama lebih dari satu tahun terakhir. Saddil menyampaikan perasaannya ini saat ditemui di GOR Universitas Negeri Jakarta pada hari Minggu (18/1).
Menurut Saddil, setiap pemain profesional Indonesia tentu memiliki keinginan kuat untuk memperkuat tim nasional. Keinginan ini bukan sekadar bermain, melainkan juga untuk membuktikan kemampuan terbaik mereka di level internasional. Motivasi ini menjadi pendorong utama bagi Saddil untuk terus meningkatkan performanya.
Kerinduan ini muncul di tengah penunjukan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, oleh PSSI. Saddil berharap pelatih asal Inggris tersebut dapat merasa nyaman di Indonesia. Hal ini penting agar Herdman bisa lebih leluasa memantau dan menemukan talenta-talenta terbaik yang berkarier di liga domestik.
Kerinduan Mendalam Saddil Ramdani untuk Timnas Indonesia
Saddil Ramdani secara terang-terangan mengungkapkan kerinduannya untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa membela negara adalah impian setiap pesepak bola profesional. “Kami sebagai pemain Indonesia tentu rindu untuk bermain di timnas Indonesia. Siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia, semua pasti ingin,” kata Saddil.
Pemain berusia 27 tahun ini juga memiliki ambisi besar untuk membuktikan kualitasnya. Saddil ingin menunjukkan bahwa ia masih layak bersaing di level tim nasional. “Selalu, selalu ingin membuktikan diri bahwa kami itu bisa juga untuk bersaing di timnas Indonesia,” tambahnya.
Absennya Saddil dari skuad Garuda selama lebih dari setahun tentu meninggalkan kesan tersendiri. Namun, hal tersebut justru memicu semangatnya untuk bekerja lebih keras. Ia berharap dapat kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih dan manajemen timnas.
Harapan Saddil Terhadap Pelatih Baru John Herdman
Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia disambut positif oleh Saddil Ramdani. Saddil menyampaikan harapannya agar Herdman dapat betah dan nyaman tinggal di Indonesia. Kenyamanan ini dinilai penting untuk mendukung kinerja sang pelatih dalam membangun tim.
Saddil berharap adanya dukungan penuh dari masyarakat Indonesia untuk program-program Herdman ke depan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu Timnas Indonesia berkembang dan maju. “Harapan saya adalah dia (John Herdman) nyaman untuk tinggal di Indonesia, itu yang pertama,” ujar Saddil.
Pemain yang pernah berkarier di klub Malaysia, Sabah FC, ini juga mendoakan kesuksesan bagi Herdman. Saddil berharap Herdman dapat meraih hasil terbaik selama melatih Timnas Indonesia. “Semoga sukses untuk di awal kedatangan di Indonesia dan di akhir dia berada di sini,” katanya.
Adaptasi Persib dan Pengaruh Thom Haye
Di level klub, Saddil Ramdani bersama Persib Bandung berhasil menjuarai paruh pertama BRI Super League 2025/2026. Keberhasilan ini tidak lepas dari adaptasi para pemain, terutama banyaknya wajah baru dalam skuad. “Adaptasi karena memang banyak pemain baru juga semua,” jelas Saddil.
Peran pelatih, kapten, dan pemain senior sangat krusial dalam proses adaptasi ini. Mereka saling memotivasi untuk mencapai performa terbaik tim. “Pelatih juga yang mempertegas situasi. Kapten dan teman-teman yang lain, yang mungkin lebih banyak yang lebih senior. Jadi, secara keseluruhan saling memotivasi ke depannya bagaimana tim ini bisa menjadi lebih baik,” tutur Saddil.
Saddil juga menyoroti dampak positif kehadiran Thom Haye di Persib. Gelandang naturalisasi tersebut dinilai sangat kompetitif dan profesional. “Sangat bagus, sangat luar biasa pemain tersebut (Thom Haye), sangat kompetitif,” puji Saddil.
Pemain yang mengawali karier profesional di Persela Lamongan ini mengaku banyak belajar dari mentalitas pemain Eropa seperti Thom Haye. “Saya pun perlu belajar dari mereka yang sudah bermain lama di Eropa,” tutupnya.
Sumber: AntaraNews