Apes, Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe 3 Pekan
Kylian Mbappe mengalami cedera pada lututnya saat mengikuti latihan.
Real Madrid telah mengumumkan berita tidak menyenangkan mengenai kondisi Kylian Mbappe setelah pemain bintang asal Prancis tersebut mengalami cedera pada lutut saat berlatih. Cedera ini memaksa Mbappe untuk menepi dalam waktu dekat, yang merupakan kerugian besar bagi Los Blancos di tengah jadwal kompetisi yang padat. Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs klub, Real Madrid mengungkapkan bahwa Mbappe didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kiri setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis.
"Setelah tes yang dilakukan hari ini oleh tim medis Real Madrid terhadap pemain kami, Kylian Mbappe, ia didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kirinya. Proses pemulihannya akan terus dipantau," demikian bunyi pernyataan klub.
Menurut laporan dari media Prancis, L'Equipe, Mbappe mungkin akan absen hingga tiga pekan ke depan. Meskipun cedera ini tidak memerlukan operasi, pemain tersebut tetap memerlukan waktu istirahat agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Dengan kondisi ini, Mbappe diperkirakan akan melewatkan sekitar empat hingga lima pertandingan penting yang dihadapi oleh Real Madrid.
Kehilangan yang signifikan
Ketidakhadiran Mbappe menjadi perhatian utama, terutama mengingat performa impresif yang ditunjukkannya sepanjang musim 2025/26. Penyerang berusia 27 tahun tersebut telah menunjukkan ketajaman luar biasa di berbagai kompetisi, dengan total 29 gol dan lima assist dari 24 penampilan. Di La Liga, Mbappe telah mencetak 18 gol dalam 18 pertandingan, sedangkan di Liga Champions, ia berhasil menyarangkan sembilan gol hanya dalam lima laga.
Real Madrid berisiko kehilangan Mbappe saat melawan Real Betis di Santiago Bernabeu akhir pekan ini. Setelah pertandingan tersebut, Los Blancos direncanakan akan terbang ke Arab Saudi untuk mengikuti Piala Super Spanyol. Di semifinal, mereka akan menghadapi rival sekota, Atletico Madrid, dan berpotensi berjumpa Barcelona atau Athletic Bilbao di final. Selain itu, Mbappe juga mungkin tidak dapat bermain pada laga La Liga melawan Levante pada 17 Januari, serta pertandingan Liga Champions kontra AS Monaco pada 20 Januari. Jika proses pemulihannya berjalan lancar, ia diperkirakan akan kembali bermain saat Real Madrid melawan Villarreal pada 25 Januari.
Meskipun jarang mengalami cedera
Sejak bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024, Kylian Mbappe menunjukkan ketahanan yang luar biasa dengan jarang mengalami cedera serius. Ia hanya absen dalam lima pertandingan karena sakit atau cedera, dan telah mencatatkan 83 penampilan bersama Los Blancos, dengan hasil yang sangat mengesankan yaitu 73 gol dan 10 assist. Statistik tersebut jelas menggambarkan betapa pentingnya kontribusi Mbappe dalam strategi permainan Madrid. Dengan performa yang konsisten, ia telah menjadi salah satu pemain kunci yang berperan besar dalam kesuksesan tim.
Siapa yang akan menggantikannya?
Ketidakhadiran Mbappe memaksa pelatih Xabi Alonso untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi untuk lini serang tim. Saat ini, Gonzalo Garcia menjadi satu-satunya penyerang tengah yang murni dan tersedia di skuad utama. Namun, musim ini merupakan tantangan besar bagi Garcia, karena ia belum berhasil mencetak gol dalam 17 penampilannya di semua kompetisi. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan oleh Alonso adalah mengubah formasi yang ada.
Rodrygo dan Vinicius Junior dapat berkolaborasi sebagai duet penyerang, sementara Jude Bellingham bisa ditempatkan di belakang mereka sebagai gelandang serang. Alternatif lainnya, Bellingham juga dapat berperan sebagai false nine dalam skema 4-3-3, dengan Rodrygo dan Vinicius mengisi posisi sayap. Keputusan yang diambil Alonso akan sangat berpengaruh, mengingat jadwal yang padat dan pertandingan penting yang akan dihadapi Real Madrid dalam beberapa pekan mendatang. Tanpa kehadiran Mbappe, Los Blancos dituntut untuk tetap bersaing di La Liga, Liga Champions, serta Piala Super Spanyol.
Sumber: Sportsmole