Umur Bukan Masalah, Apakah Lionel Messi Main di Piala Dunia 2026?
Apakah Lionel Messi, megabintang asal Argentina, akan tampil kembali di Piala Dunia 2026 yang akan datang?
Saat ini, sebuah pertanyaan besar menghantui para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Apakah megabintang Lionel Messi akan kembali tampil di Piala Dunia 2026? Mengingat usianya yang akan mencapai 39 tahun pada saat turnamen berlangsung, hal ini menjadi pertimbangan penting.
Messi sendiri telah menunjukkan keraguan mengenai kemampuannya untuk berkompetisi di edisi Piala Dunia yang keenam. Meskipun demikian, di tengah keraguan itu, harapan untuk melihatnya kembali beraksi masih ada.
Pintu bagi pemain yang telah meraih delapan trofi Ballon d'Or ini untuk memimpin Timnas Argentina tampaknya belum sepenuhnya tertutup. Pertanyaannya, bagaimana sikap Messi saat ini terkait masa depannya? Selain itu, apa pendapat pelatih Lionel Scaloni dan catatan sejarah mengenai pemain yang mampu bersinar di usia lanjut?
Sikap Messi yang penuh misteri
Pernyataan dari Lionel Messi memang selalu menyimpan misteri. Ia memiliki catatan mengenai pensiun dini dari tim nasional pada tahun 2016 dan 2018, sebelum akhirnya dibujuk untuk kembali. Perubahannya yang kerap terjadi membuat setiap ucapannya sulit untuk diterima begitu saja. Sebelum Piala Dunia 2022, ia dengan percaya diri mengungkapkan bahwa turnamen tersebut akan menjadi yang terakhir baginya.
"Piala Dunia ini akan menjadi yang terakhir bagi saya, pastinya, ya," ungkap Messi saat itu.
Namun, saat ini, pandangannya tampak lebih fleksibel. Dalam sebuah wawancara pada April 2025, ia memberikan tanggapan yang lebih terbuka dan mengisyaratkan kemungkinan untuk bermain di Piala Dunia 2026.
"Sejujurnya, ketika Anda mulai memikirkannya, itu masih lama tetapi di saat yang sama itu akan berlalu dengan cepat, bukan?" kata Messi.
"Bagi saya tahun ini akan menjadi penting, untuk bisa bermain dengan kontinuitas, untuk merasa baik. Tahun lalu saya bergabung untuk pramusim dan memulai beberapa pertandingan, kemudian harus melewatkan beberapa laga karena cedera atau tidak merasa 100 persen. Kali ini pramusim berjalan baik, saya memulai dengan baik dan saya merasa baik," tambahnya.
Sikap Messi yang lebih terbuka ini menunjukkan bahwa ia masih mempertimbangkan masa depannya di dunia sepak bola, terutama dengan adanya kesempatan baru yang mungkin akan datang.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memberikan dukungan penuh
Di tengah ketidakpastian yang melanda Messi, pelatih Lionel Scaloni menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendukungnya. Scaloni adalah sosok yang pernah berhasil meyakinkan Messi untuk kembali bermain setelah pensiun. Ia bahkan pernah meminta Messi melalui platform media sosial agar tidak meninggalkan tim nasional.
Menurutnya, keberadaan Messi sangat penting untuk memperkuat Albiceleste. Setelah meraih kemenangan emosional di final Piala Dunia 2022, Scaloni kembali menegaskan dukungannya. Ia memastikan bahwa nomor punggung 10 yang ikonik akan selalu menjadi milik Messi selama ia masih ingin bermain.
"Messi seharusnya memiliki tempat di Piala Dunia berikutnya. Jika dia ingin terus bermain, seragam nomor 10 akan selalu menjadi miliknya," tegas Scaloni.
Meskipun demikian, tampaknya kesabaran Scaloni mulai berkurang menghadapi pertanyaan yang terus menerus muncul. Pada Maret 2025, ia meminta kepada media untuk tidak lagi mengganggu Messi dan membiarkannya membuat keputusan sendiri.
Dukungan Scaloni yang konsisten menunjukkan betapa pentingnya Messi bagi tim, namun ia juga menyadari bahwa setiap individu perlu ruang untuk menentukan langkahnya sendiri. Dengan demikian, harapan akan masa depan Messi di tim nasional tetap menjadi sorotan, sementara Scaloni berusaha menjaga keseimbangan antara dukungan dan pengertian terhadap situasi yang dihadapi oleh sang bintang.
Sejarah menunjukkan bahwa usia tidak menjadi penghalang
Jika Lionel Messi benar-benar berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, ia akan melakukannya pada usia 39 tahun. Meskipun terdengar cukup tua, sejarah menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang yang mutlak di arena sepak bola tertinggi. Tercatat ada tujuh pemain non-kiper yang pernah berlaga di Piala Dunia pada usia yang lebih tua dari Messi. Ini membuktikan bahwa selama kondisi fisik mendukung, segalanya mungkin terjadi.
Contoh paling menonjol adalah legenda sepak bola Kamerun, Roger Milla. Ia tidak hanya tampil, tetapi juga berhasil mencetak gol di Piala Dunia 1994 saat usianya telah mencapai 42 tahun. Selain Milla, ada juga nama-nama lain seperti Pepe dari Portugal dan Dani Alves dari Brasil yang menunjukkan bahwa mereka mampu bersinar di usia yang sudah mendekati 40 tahun. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi pemain-pemain lain untuk terus berjuang meskipun telah berusia lanjut.
Pikiran dan kaki berperan penting sebagai penentu
Pada akhirnya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Lionel Messi. Keinginannya untuk melanjutkan karier dan kondisi fisiknya akan menjadi faktor penentu yang paling penting. Saat ini, Messi telah mencatatkan rekor sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia, dengan total 26 laga yang telah ia jalani di ajang bergengsi tersebut. Hal ini menunjukkan betapa luar biasanya perjalanan kariernya di dunia sepak bola.
Seperti yang pernah dinyatakan oleh rekan senegaranya, Diego Simeone, pandangannya tentang usia dalam sepak bola sangat menarik. Ia berpendapat bahwa usia seorang pemain tidaklah menjadi hal yang penting.
"Sepak bola tidak mengenal usia. Usia ditentukan oleh pikiran dan kaki," ujar Simeone di suatu kesempatan.
Sumber: www.si.com