Kata Pengamat soal Kans Egy Maulana Vikri dan Yacob Sayuri Dipanggil Lagi Kluivert, Ungkap Senjata Rahasia
Kesempatan pemain sayap PEC Zwolle untuk tampil bisa terpengaruh saat Timnas Indonesia menghadapi China dan Jepang.
Eliano Reijnders tengah menikmati momen bersama Timnas Indonesia. Dia hampir mencetak gol saat Timnas Garuda berhadapan dengan Australia dan Bahrain. Namun, kesempatan bermain untuk pemain sayap PEC Zwolle ini bisa terganggu saat Timnas Indonesia melawan China dan Jepang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan datang. Dua pemain, Egy Maulana Vikri dan Yacob Sayuri, kemungkinan besar akan dipanggil kembali oleh Patrick Kluivert untuk pertandingan yang dijadwalkan pada 5 dan 10 Juni mendatang.
Egy, yang baru saja pulih dari cedera, menunjukkan performa yang mengesankan saat membantu Dewa United FC meraih kemenangan 1-0 atas PSS di Sleman. Cedera yang dialaminya membuat Egy tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia saat melawan Australia dan Bahrain. Di sisi lain, Yacob Sayuri tampil lebih luar biasa. Dia berhasil mencetak tiga gol untuk Malut United saat mengalahkan Persis 3-1 di Solo.
"Patrick Kluivert tak bisa mengabaikan grafik permainan bagus Egy dan Yacob. Kita lihat lagi bagaimana performa keduanya pada laga Liga 1 berikutnya. Semoga Egy dan Yacob tak cedera supaya bisa main lawan China dan Jepang," kata Gusnul Yakin.
Kematangan Mental
Pengamat sepak bola senior dari Malang secara objektif menilai bahwa Eliano Reijnders menunjukkan kemajuan yang baik. Namun, ia juga berpendapat bahwa Egy dan Yacob seharusnya dipertimbangkan untuk kembali ke tim. "Eliano terus berkembang. Tapi untuk dua partai krusial nanti, saya kira Egy dan Yacob punya kematangan mental. Mereka juga punya caps lebih banyak daripada Eliano," ujarnya.
Melihat gaya permainan China pada leg pertama yang lebih defensif, Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang lincah untuk merobohkan pertahanan lawan. "Soal kegesitan dan memegang bola, Egy dan Yacob jelas di atas Eliano. Egy lincah dan punya akurasi bola. Sedangkan Yacob memiliki kecepatan dan stamina kuat membantu serangan dan bertahan. Berikutnya tergantung Patrick Kluivert ingin pakai taktik apa," tuturnya.