Jairo Riedewald Terancam Sanksi Berat Usai Tonjok Muka Pemain Jepang
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jairo Riedewald, melakukan tindakan yang tidak pantas.
Aksi yang kurang terpuji diperlihatkan oleh calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jairo Riedewald. Dalam pertandingan yang dilakoni bersama Royal Antwerp, ia menerima kartu merah akibat tuduhan memukul wajah lawan. Pertandingan tersebut berlangsung di markas Saint-Trond VV (STVV) pada pekan ke-23 Belgia Pro Liga musim 2024/2025.
Pada duel yang dihelat pada 25 Januari itu, hasil akhir menunjukkan kedua tim harus puas dengan skor imbang 1-1. Antwerp FC berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-10 melalui gol yang dicetak oleh Anthony Valencia. Namun, pada menit ke-18, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi Didier Lamkel Ze.
Situasi di lapangan semakin memanas menjelang akhir pertandingan. Pada menit 90+1, wasit mengeluarkan kartu merah untuk Jairo Riedewald, yang menambah ketegangan dalam laga tersebut. Tak lama setelah itu, tiga kartu kuning juga dikeluarkan kepada pemain lain akibat insiden yang terjadi di lapangan.
Jairo Riedewald akan menghadapi sanksi berat
Pada menit 90+1, Jairo Riedewald menerima kartu merah dari wasit setelah terlibat insiden pemukulan terhadap Joel Fujita, pemain lawan. Insiden ini terjadi ketika Riedewald memukul wajah Fujita, yang membuatnya diusir dari lapangan dengan kartu merah langsung.
Akibat kartu merah tersebut, suasana pertandingan menjadi semakin tegang. Setelah insiden itu, dua pemain dari Antwerp juga menerima kartu kuning, sementara Lamkel Ze, salah satu pemain STVV, juga mendapatkan kartu kuning.
Menurut laporan dari Gazet van Antwerpen, tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Riedewald dapat berimplikasi serius. Selain mendapatkan sanksi kartu merah, ia berpotensi menghadapi larangan bermain selama tiga pertandingan serta denda sebesar €3.500.
Hal ini menunjukkan bahwa tindakan di lapangan dapat berakibat panjang bagi karier seorang pemain. Sebagai tambahan, tim STVV memiliki banyak pemain asal Jepang. Dalam pertandingan melawan Antwerp, terdapat empat pemain Jepang yang bermain di starting XI, termasuk Fujita, dan dua pemain lainnya berada di bangku cadangan.
Proses naturalisasi Jairo Riedewald sedang berlangsung
Jairo Riedewald termasuk dalam daftar pemain yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Mantan pemain Crystal Palace ini telah dihubungi dan mendapatkan konfirmasi dari Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia.
Selain Kluivert, PSSI juga telah memastikan bahwa Riedewald menjadi bagian dari rencana naturalisasi. Namun, proses untuk menyelesaikan perubahan kewarganegaraan Riedewald memerlukan waktu.
"Kalau Jairo dokumen masih kami kumpulkan lagi, kami lihat apakah terkejar oleh kami. Kalau Jairo kan dia harus ke Indonesia misalnya pas, ada satu langkah-langkah yang kami lakukan untuk bisa supaya kejar semua," ucap Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Proses ini menunjukkan komitmen PSSI dalam memperkuat skuad dengan pemain berkualitas yang dapat memberikan kontribusi positif bagi Timnas Indonesia.
Sumber: GVA