Ini Alasan Malaysia Takut Diajak Sparing Timnas Indonesia
Malaysia menolak undangan PSSI untul laga persahabatan.
Undangan yang diajukan oleh PSSI kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk mengadakan pertandingan antara Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia pada bulan September 2025 tidak diterima. Menurut laporan dari media Malaysia, Stadium Astro, FAM memutuskan untuk menolak permintaan tersebut berdasarkan rekomendasi pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, yang saat ini tengah memfokuskan perhatian pada persiapan timnya untuk Kualifikasi Piala Asia 2027.
"Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Noor Azman Rahman, menjelaskan keputusan tersebut atas permintaan pelatih kepala Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, yang punya rencana lain," tulis Stadium Astro.
"Hal itu terkait keinginan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk menggelar laga tersebut pada September mendatang setelah pada pertemuan terakhir Sang Garuda menang 4-1," lanjut media tersebut.
Jadwal bulan September tersedia
Sebelumnya, Erick Thohir pernah menyampaikan bahwa PSSI berencana mengundang Timnas Malaysia untuk ikut serta dalam sebuah turnamen persahabatan bersama Timnas Indonesia dan dua negara lainnya. Hal ini dikarenakan pada periode FIFA Matchday bulan September 2025, tidak ada agenda penting yang akan dilaksanakan oleh negara-negara tersebut.
Timnas Indonesia tidak memiliki jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara Malaysia juga tidak akan bertanding dalam Kualifikasi Piala Asia 2027. Rencana awal PSSI, selain mengundang skuad Harimau Malaya, juga mencakup Lebanon dan Kuwait sebagai lawan dalam latihan tanding untuk Jay Idzes dan rekan-rekannya guna mengisi jadwal yang kosong tersebut.
Silakan siapkan agenda
Turnamen persahabatan yang akan diselenggarakan oleh PSSI pada FIFA Matchday September 2025 ini berfungsi sebagai sarana persiapan bagi Timnas Indonesia menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Hal ini penting, karena jika tim yang dilatih oleh Patrick Kluivert berhasil maju ke putaran keempat, sebagian besar lawan yang akan dihadapi berasal dari kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, Kuwait dan Lebanon dipilih sebagai lawan dalam latihan tanding, mengingat kesamaan karakter permainan mereka.
Di sisi lain, skuad Harimau Malaya akan menghadapi lawan-lawan dengan karakter permainan yang berbeda, seperti Vietnam, Nepal, dan Laos, yang tergabung dalam Grup F pada babak Kualifikasi Piala Asia 2027. Perbedaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka, mengingat setiap tim memiliki gaya bermain yang unik, sehingga persiapan yang matang sangat diperlukan untuk menghadapi setiap pertandingan dengan optimal.
Jadwal yang akan datang
Dalam waktu dekat, tim nasional Indonesia, yang sering disebut Merah Putih, akan bertanding melawan tim nasional China dalam pertandingan kandang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta pada tanggal 5 Juni 2025.
Di sisi lain, Harimau Malaya akan menghadapi lawan terkuat mereka, Vietnam, di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 10 Juni 2025. Saat ini, kedua tim sama-sama memiliki tiga poin di Grup F.
Sumber: Stadium Astro