Adu Kuat Lini per Lini Timnas Indonesia VS China
Duel antara Timnas Indonesia dan Timnas China dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan menyuguhkan persaingan ketat di setiap lini.
Dalam pertandingan yang sangat kompetitif, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas China pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Duel ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada malam hari Kamis, 5 Juni 2025. Di sektor penjaga gawang, kemungkinan besar Timnas Indonesia akan menurunkan Emil Audero untuk menggantikan Maarten Paes yang tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. Emil Audero akan head to head melawan kiper China, Wang Dalei.
Audero, yang baru saja dinaturalisasi pada bulan Maret 2025, memiliki kesempatan untuk melakukan debutnya bersama Timnas Indonesia. Di sisi lain, kiper Yan Junling sudah berpengalaman dengan 40 penampilan untuk Timnas China, di mana ia kebobolan 46 gol dan mencatatkan 12 kali clean sheet.
Pertandingan ini tentunya menjadi momen penting bagi kedua tim untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam meraih poin di Grup C.
Lini belakang dan tengah
Lini belakang Timnas Indonesia diprediksi akan diisi oleh Mees Hilgers, Jay Idzes, dan Rizky Ridho. Susunan pemain ini dianggap sebagai yang paling optimal untuk tim yang dikenal dengan sebutan Garuda tersebut.
Sementara itu, sektor pertahanan China akan dipimpin oleh Pengfei Han, yang bekerja sama dengan Tyias Browning, mantan pemain dari Everton, Wigan Athletic, Preston North End, dan Sunderland.
Di bagian tengah, Timnas Indonesia akan tampil dengan kekuatan penuh, di mana Thom Haye dan Joey Pelupessy berperan sebagai double pivot, dibantu oleh Kevin Diks dan Calvin Verdonk yang mengisi posisi wingback.
Gelandang dan Striker
Pindah ke sektor gelandang, tim Dragon Team dari China akan mengandalkan gelandang naturalisasi asal Brasil, Serginho, serta pemain yang lahir di Swiss, Yang Mingyang. Keduanya diharapkan dapat berjuang keras dalam menghadapi Haye dan Pelupessy di lapangan.
Lini depan Timnas Indonesia mengalami kekurangan setelah absennya Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan. Oleh karena itu, Garuda harus menaruh harapan besar kepada Ole Romeny, yang telah menunjukkan kemampuannya sebagai pencetak gol utama.
Di sisi lain, China juga tidak diperkuat oleh Wu Lei, striker yang telah mencetak 36 gol dari 99 pertandingan. Dalam situasi ini, Zhang Yuning, yang dikenal dengan julukan Darwin Nunez dari Dragon Team, akan mengambil peran sebagai ujung tombak penyerangan.