Unik dan Mewah, Tasya Farasya Pilih 8 Chandelier untuk Rumah Baru, Salah Satunya Bernama Farasya
Model chandelier yang dipilih Tasya Farasya untuk rumah barunya memberikan inspirasi dalam menata ruang hunian.
Model chandelier atau lampu gantung yang ada di rumah baru Tasya Farasya menjadi salah satu elemen menarik yang unik. Elemen pencahayaan tersebut dipasang di berbagai ruangan sebagai sumber penerangan utama di setiap area.
Pemilihan desain lampu dekoratif ini disesuaikan dengan fungsi masing-masing ruang serta konsep dasar penataan bangunan. Kehadiran lampu gantung ini mencerminkan bagaimana tata cahaya dapat memengaruhi penampilan rumah, sehingga menciptakan kesan kemewahan yang lebih nyata.
Tasya juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyukai lampu gantung, sehingga setiap ruangan di kediamannya dilengkapi dengan berbagai model, termasuk motif yang terinspirasi dari namanya.
Bagaimana tampilan chandelier yang dimilikinya? Mari kita simak delapan model yang mungkin bisa menjadi referensi bagi pembaca dalam mendesain kediaman pribadi.
Liputan6 menghadirkan rekomendasi desain interior tempat tinggal ini pada hari Senin (1/6). Setiap model lampu gantung yang dipilih tidak hanya menambah estetika ruangan, tetapi juga memberikan nuansa yang berbeda, sesuai dengan tema dan karakter masing-masing ruang. Dengan begitu, pemilik rumah dapat menciptakan suasana yang nyaman dan menarik bagi siapa saja yang berkunjung.
Model Butterfly Accent terinspirasi dari makna nama Farasya
Sesuai dengan informasi yang disampaikan melalui kanal YouTube pribadinya, Tasya Farasya, dalam video berjudul Akhirnya Tasya Farasya Bisa House Tour, terlihat bahwa hampir seluruh ruangan di rumah barunya dilengkapi dengan chandelier. Model pertama dari lampu gantung tersebut dapat ditemukan di area ruang tamu, yang memiliki aksen berbentuk kupu-kupu. Secara keseluruhan, desain ornamen tersebut memang tampak menyerupai kupu-kupu yang melingkar pada kerangka utama, menciptakan kesan yang anggun dan menarik.
Pilihan bentuk kupu-kupu ini tidak hanya sekadar dekorasi, tetapi juga mengandung makna yang dalam bagi Tasya. Nama Farasya sendiri dalam bahasa Arab berarti kupu-kupu, sehingga ornamen ini berfungsi sebagai simbol identitas pribadinya.
"Ini ada butterfly accentnya juga, dan di sini ada lukisan kupu-kupu. Because my name is Farasya, Farasya artinya adalah kupu-kupu," ungkapnya saat melakukan room tour di YouTube. Dengan demikian, setiap elemen dalam rumahnya tidak hanya memiliki estetika, tetapi juga menyimpan cerita dan makna yang erat kaitannya dengan dirinya.
Model chandelier ular terinspirasi dari desain penginapan mewah
Pindah ke Living Room, kita dapat menemukan sebuah chandelier dengan desain yang unik, terinspirasi dari salah satu hotel terkenal. Struktur chandelier ini memiliki bentuk meliuk yang menyerupai ular pada bagian komponen kacanya, memberikan kesan yang menarik dan berbeda. Lengkungan yang ada berfungsi untuk mengarahkan cahaya lampu sehingga tidak hanya terfokus pada satu titik di meja makan. Instalasi lampu gantung ini menciptakan efek bias cahaya yang bervariasi pada dinding sekitarnya berkat bentuk pipa kaca yang bergelombang. Ruangan ini pun menjadi tempat berkumpul yang nyaman bagi pemiliknya dan teman-teman terdekatnya.
Menurut pemiliknya, "Aku inginnya sillingnya itu tetap terlihat tinggi, tetapi aku nggak mau pakai chandelier yang kaya model biasa-biasa aja. Terus aku juga nggak mau pakai chandelier yang nempel. Akhirnya jadilah chandelier ular ini yang lovely cantik parah." Dengan pernyataan tersebut, terlihat jelas bahwa pemilik sangat memperhatikan estetika dan fungsi dalam memilih elemen dekorasi untuk ruang tamunya. Desain yang dipilih tidak hanya menambah keindahan, tetapi juga menciptakan suasana yang hangat dan mengundang untuk bersosialisasi.
Model tirai kaca linear dengan desain hitam putih yang kontemporer
Di area dining room, terdapat lampu gantung yang dirancang memanjang secara horizontal, sejalan dengan meja makan yang ada di bawahnya. Lampu ini memiliki bentuk yang mirip dengan tirai vertikal, tersusun dari potongan kaca transparan dan elemen berwarna gelap. Susunan garis lurus pada lampu menciptakan kesan yang tegas dan teratur, sangat cocok untuk ruangan yang sering dipakai untuk menyajikan hidangan ringan.
Pola warna hitam dan putih yang kontras dipilih untuk melengkapi warna kabinet dapur yang didominasi oleh nuansa pastel. Desain linear lampu gantung ini memastikan bahwa seluruh permukaan meja kerja di bawahnya terpapar cahaya dengan elegan dan menawan. Dengan demikian, pencahayaan yang dihasilkan tidak hanya berfungsi secara praktis, tetapi juga menambah estetika ruang makan tersebut.
Chandelier kristal raksasa menjulang tinggi dari lantai empat
Struktur tangga utama bangunan memiliki ruang kosong yang menjulang tinggi, yang dimanfaatkan untuk memasang lampu kristal berukuran panjang dan menjangkau hingga empat tingkat lantai. Lampu gantung berbentuk silinder ini menggantung dari plafon lantai empat dan menjangkau pandangan mata dari lantai di bawahnya, menciptakan efek visual yang menarik.
Keberadaan instalasi lampu ini memberikan sentuhan estetika pada ruang kosong di tengah putaran tangga, sehingga tidak terkesan gersang.
Menurut pemiliknya, ia awalnya berencana untuk membuat lampu ini menjuntai hingga ke bawah, tetapi akhirnya disesuaikan agar orang-orang yang berada di kediamannya tidak tersandung atau terkena lampu tersebut.
Chandelier klasik dua tingkat dengan bingkai hitam menghiasi walk-in closet
Ruang penyimpanan pakaian atau walk in closet milik Tasya Farasya dilengkapi dengan lampu gantung dua tingkat yang memiliki pelindung luar berbentuk lingkaran hitam. Ruangan ini dirancang khusus untuk menyimpan koleksi pakaian luar ruang yang jarang digunakan dalam keseharian.
Di dalam lemari ini, terdapat beragam jaket tebal yang siap digunakan saat berlibur ke negara dengan musim dingin, baju pesta, dan sepatu wedges. Suhu pencahayaan dalam ruangan ini diatur sedemikian rupa agar memancarkan cahaya hangat, yang berfungsi menjaga kelembapan udara di sekitar material kain pakaian.
“Jadi cahayanya di sini itu warm, dan ini adalah baju-baju aku yang jarang dipakai, atau untuk momen tertentu saat winter di luar negeri, atau baju party,” ungkap Tasya. Dengan pengaturan pencahayaan yang baik, ruang penyimpanan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Penataan yang rapi dan terorganisir membuat setiap item mudah diakses dan terlihat lebih menarik.
Piringan bertingkat yang terbuat dari bahan logam emas memiliki beberapa lapisan
Pada area berikutnya, terdapat lampu gantung yang didesain dengan komponen berbentuk piringan datar yang tersusun secara vertikal ke bawah. Permukaan piringan tersebut dilapisi dengan material berwarna kuning emas yang memiliki tekstur kasar pada bagian luar penutupnya.
Bentuk piringan bertingkat ini berfungsi sebagai pemantul cahaya dari lampu tersembunyi yang terletak di dalam kompartemen. Cahaya lampu diarahkan ke atas permukaan piringan, sehingga menciptakan sistem penerangan tidak langsung yang nyaman untuk mata.
Model piringan gradasi warna berbentuk bulat dengan tiga lapisan menyerupai bulan
Ruang meditasi atau ruang tenang keluarga dilengkapi dengan lampu gantung berbentuk melingkar yang terdiri dari tiga lapisan lempengan bundar dengan diameter yang berbeda.
Setiap lapisan lampu ini menampilkan gradasi warna dari putih hingga abu-abu, yang menyerupai permukaan bulan saat malam hari. Desain lampu ini bertujuan untuk menciptakan suasana ketenangan pikiran dengan memvisualisasikan elemen alam ke dalam ruangan. Dengan demikian, lampu ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai elemen dekoratif yang mendukung relaksasi.
Lampu gantung tersebut digantung di pusat lingkaran plafon yang sengaja didesain melengkung ke dalam untuk memaksimalkan pantulan cahaya yang fungsional. Lapisan paling bawah dari lampu memiliki ukuran diameter terkecil, yang berfungsi untuk mengarahkan perhatian mata ke bagian tengah instalasi. Dengan penataan yang cermat ini, diharapkan ruangan dapat memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi penghuninya, menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan. Semua elemen ini berkontribusi pada penciptaan ruang yang ideal untuk meditasi dan refleksi.
Gaya lilin modern yang bercabang
Ruangan yang kabarnya berfungsi sebagai area karaoke dan studio kreatif di rumah Tasya Farasya ini dilengkapi dengan lampu gantung bercabang banyak yang terinspirasi dari bentuk tempat lilin tradisional. Kerangka utama lampu ini terbuat dari logam hitam yang sederhana, tanpa ornamen tambahan, mencerminkan konsep kesederhanaan yang umum di interior wilayah Asia Timur.
Setiap ujung cabang lampu memegang dudukan berbentuk silinder kecil yang mengarah tegak lurus ke langit-langit ruangan. Desain cabang yang menyebar luas ini secara efektif menggantikan banyak lampu spot kecil yang biasanya digunakan untuk pencahayaan, sehingga menciptakan suasana yang lebih harmonis.
Tasya menjelaskan tentang konsep desain interior rumahnya, "Kalau kalian perhatikan dari tadi, rumahku di setiap lantainya itu nggak ada temanya yang sama. Nah di lantai 4 ini, aku membayangkannya kaya minimalis gitu dan kayak di Kyoto, Jepang." Dengan pernyataan tersebut, ia menegaskan bahwa setiap lantai memiliki karakteristik unik yang mencerminkan selera dan inspirasi yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa ia sangat memperhatikan detail dan estetika dalam mendesain setiap ruang di rumahnya.
Fungsi utama chandelier
Fungsi utama chandelier tidak hanya sebagai alat penerangan ruangan, tetapi juga sebagai elemen dekoratif yang sangat penting. Sebagai elemen desain, chandelier dapat menjadi pusat perhatian visual yang menonjol dan mempertegas tema interior suatu ruangan.
Untuk menentukan ukuran chandelier yang tepat untuk ruang tamu, kita perlu menghitung total luas lantai ruangan serta ketinggian plafon. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa dimensi lampu seimbang dengan volume ruang, sehingga menciptakan harmoni dalam desain interior.
Jenis lampu chandelier memang membutuhkan sistem perawatan khusus agar tetap berfungsi dengan baik. Hal ini mencakup pembersihan debu secara berkala pada bagian kristal atau piringan serta pemeriksaan kekuatan kabel gantung penyangga untuk menjamin keselamatan pengguna.
Ruang penyimpanan pakaian memerlukan lampu berwarna hangat karena cahaya tersebut dapat menghindari paparan radiasi cahaya putih yang berlebihan. Paparan cahaya putih yang terlalu banyak dapat mengubah atau merusak warna asli serat kain pakaian, sehingga penggunaan cahaya hangat sangat dianjurkan.
Menggunakan sistem pencahayaan tidak langsung pada chandelier memiliki keuntungan tersendiri. Sistem ini dapat mengurangi tingkat kelelahan pada mata karena cahaya dipantulkan terlebih dahulu ke permukaan lain sebelum menyebar ke seluruh ruangan, menciptakan suasana yang lebih nyaman.